Berita

Olahraga

Menteri Puan: TAFISA Games Gemakan Khasanah Budaya Indonesia Ke Kancah Dunia

SABTU, 08 OKTOBER 2016 | 21:42 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Aneka tari-tarian tradisional daerah dan semi kolosal ditampilkan dalam pembukaan TAFISA World Sport For All Games ke-6 tahun 2016 di pinggir pantai Ancol Beach City, Jakarta Utara. Di antaranya tarian dan nyanyian Sajojo dari Papua; tari senam Poco-Poco dari Ambon; Saman Gayo dari Aceh; atraksi Bambu Gila khas Maluku; serta tari Paraga dari Sulawesi Selatan.

Semua tarian ini diiringi musik klasik yang dipadukan dengan musik modern yang unik. Kontingen Indonesia juga menampilkan olahraga bela diri Pencak Silat yang merupakan turunan khas nenek moyang Indonesia. Dengan iringan musik Sunda dan Gong Bali, para pesilat menunjukkan keindahan gerakan bela diri yang berpadu dengan tarian daerah.

"Memadukan antara seni gerak, musik khas daerah, serta olahraga membuktikan bahwa khasanah budaya bangsa kita semakin kaya. Ini tentunya sudah diakui dan dikagumi dunia internasional," ujar Menko PMK Puan Maharani, saat menyampaikan laporan selaku Ketua Panitia Nasional Sekaligus Ketua Pengarah TAFISA 6th WORLD SPORT FOR ALL GAMES 2016, Sabtu malam (8/10).


Tidak hanya tarian Indonesia yang tampil dalam pembukaan. Peserta dari luar negeri juga unjuk kebolehan dengan menampilkan tarian tradisional masing-masing. Misalnya tarian Bavarian dari benua Eropa yang menampilkan dua tarian olahraga, yakni Rhoenrad dan Goasslschnalzen.

"Merupakan suatu kehormatan, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan TAFISA World Games ke-6 tahun 2016. Ini adalah momentum bersejarah bagi Indonesia yang sangat kaya akan tradisi dan budaya," imbuh Puan Maharani.

Dalam sambutannya, Puan menjelaskan bahwa TAFISA World Sport For All Games ke-6 tahun 2016 akan memperkaya saling pemahaman dan pengalaman berbagai olahraga dan permainan tradisional dari beragam masyarakat dunia.

TAFISA World Sport For All Games ke-6 tahun 2016 mempertandingkan 86 cabang olahraga dan 58 kegiatan dari 87 Negara dengan total peserta mencapai 14.000 orang dari luar negeri. Meliputi 28 negara di benua Asia, 15 negara dari benua Afrika, 26 negara dari benua Eropa, 15 Negara dari benua Amerika, dan 3 negara dari Australia/Oceania. Adapun dari dalam negeri sebanyak 3.000 orang dari 34 provinsi.

"TAFISA World Sport For All Games ke-6 tahun 2016 mengambil tema Unity in Diversity” yang bermakna persatuan dalam keberagaman melalui pagelaran olahraga dan budaya nusantara dan budaya dunia. Kita akan memperkenalkan potensi dan keunggulan seni budaya dan olahraga tradisional dari 34 provinsi, promosi pariwisata dan kuliner, serta pameran sarana prasarana olahraga.," tandas Puan.

TAFISA World Sport For All Games ke-6 tahun 2016 akan dihelat mulai 6 - 12 Oktober di wilayah Ancol dan di beberapa tempat di luar Ancol, seperti Sunter, Kemayoran, Bintaro Exchange dan Taman Mini Indonesia Indah.

Secara keseluruhan, TAFISA World Sport For All Games 2016 menampilkan Pameran, Pertandingan, dan Festival Permainan dan Olahraga Tradisional (Traditional Sport and Games Festival, Competition, and Exhibition), Festival Olahraga untuk Semua (Sport for All Festival), Pertandingan Olahraga Ekstrim dan Pemuda (Youth and Extreme Sport Competition), Festival Permainan Tradisional Anak-anak (Children Traditional Games Festival), serta Pameran dan Festival Olahraga bagi Kelompok Yang Mempunyai Kemampuan Berbeda (Difable Sport Festival and Exhibition). [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya