Berita

Foto/Net

Politik

Pengamat: Sudah Tepat Djarot Ingatkan Ahok

SABTU, 08 OKTOBER 2016 | 16:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Teguran Djarot Saiful Hidayat kepada koleganya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diapresiasi. Djarot menegur Ahok agar tidak menggunakan ayat Al-Quran untuk kepentingan politik.

Ahok-Djarot adalah pasangan petahana di Pilkada Jakarta 2017. Pasangan ini diusung koalisi PDIP, Golkar, Hanura dan Nasdem.

"Djarot sudah tepat mengingatkan Ahok," kata pengamat politik dari Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago ketika dimintai keterangannya soal teguran itu, Sabtu (8/10).


Menurutnya, Djarot kalau masih membela diri apalagi membela Ahok, justru akan membuat elektibilitas PDIP dan Ahok-Djarot semakin terpuruk.

"Semestinya Ahok mendengar, dan harus berterima kasih kepada Djarot. Nggak ada gunanya Ahok membela diri apalagi mencari celah ini dan itu," ujar dosen politik UIN Jakarta ini.

Jelas Pangi, seorang negarawan itu adalah bertanggung jawab dan meminta maaf jika salah dan khilaf. Itu jauh akan lebih baik dari pada terus menyalahkan orang lain.

"Apa yang disampaikan Djarot sangat kita dukung. Tidak perlu masuk ke wilayah yang sensitif dan SARA, sampai-sampai mengutip kitap suci agama lain. Terlalu dalam masuk ke wilayah agama tertentu," sebutnya.

"Jauh lebih baik Ahok membuktikan pembangunannya, adu program dan visi," tukas Pangi menambahkan. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya