Berita

Andre Rosiade/Net

Politik

Gerindra: Mungkin Ahok Dengar Masukan Timnya Karena Panik Elektabilitas Merosot

KAMIS, 06 OKTOBER 2016 | 22:56 WIB | LAPORAN:

Isu negatif terkait SARA yang dimanfaatkan bakal calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada Jakarta 2017, bisa memancing kemarahan warga ibukota. Termasuk, merugikan Ahok sendiri.  

"Sebagai pejabat publik, kami mengimbau Pak Ahok tidak menggunakan isu SARA dengan mengutip Alquran," pinta Jurubicara Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Andre Rosiade  di Jakarta, Kamis (6/10).

Andre melanjutkan, sejak awal tim Anies-Sandi sudah sepakat tidak akan menggunakan isu negatif SARA dalam kampanye. Pilkada itu selayaknya menjadi festival ide dan gagasan calon.


Sebagai festival ide dan gagasan, menurut Andre, sudah semestinya semua pihak menyambut gelaran Pilkada DKI 2017 dengan sukacita. Bagi calon bisa menjadi sarana penyampaikan visi, misi dan program ke depan, sementara warga mendapatkan gambaran siapa yang akan dipilih menjadi pemimpin Ibukota.

Dalam kerangka yang lebih besar, festival ide dan gagasan dalam Pilkada juga memberikan pendidikan politik sekaligus menjalankan proses demokrasi dengan sehat. Baik bagi calon pemimpin maupun bagi pemilik hak suara.

"Kalaupun panik dan terguncang emosinya karena elektabilitasnya terus merosot dari hasil survei, jangan lantas serang kanan serang kiri membabi-buta menggunakan ayat suci Alquran," terang Andre yang juga wasekjen Partai Gerindra.

Andre pun mengajak Ahok bersaing sehat dengan lawan-lawan politiknya untuk kemajuan Jakarta mendatang.

"Kita memahami, mungkin masukan dari konsultan dan timnya menyampaikan tren Pak Ahok terus merosot. Bahkan jika terus merosot Pak Ahok bisa tidak lolos putaran pertama, tetapi hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk memainkan isu SARA," demikian Andre.

Hal ini diutarakan Andre menanggapi pernyataan Ahok yang dinilainya melecehkan kitab suci Alquran. Pernyataan Ahok diunggah di Youtube pada 26 September 2016 lalu.

"Kalau bapak ibu nggak bisa pilih saya karena dibohongi dengan surat Al Maidah 51, macem-macem itu. Kalau bapak ibu merasa gak milih neh karena saya takut neraka, dibodohin gitu, ya nggak apa-apa,"
kata Ahok pada suatu acara di Kepulauan Seribu sebagaimana dalam video tersebut.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya