Berita

ilustrasi/net

Politik

Stop Tayangan Televisi Yang Lecehkan Seragam Sekolah!

KAMIS, 06 OKTOBER 2016 | 15:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sengitnya persaingan tayangan sinetron, variety show, dan komedi situasi, yang mengangkat tema pelajar remaja tampak telah mengabaikan nilai-nilai etika.

Banyak adegan dari para aktor dan aktris usia remaja yang seharusnya tidak dilakukan oleh anak-anak di bawah umur. Para aktris dewasa pun banyak menggunakan properti seragam sekolah sebagai bagian dari penampilan yang sama sekali tidak mendidik.

"Nilai-nilai seragam sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter disiplin para anak didik menjadi tidak bernilai dan tidak lebih sekadar kostum," kata Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Virgo Sulianto Gohardi, kepada wartawan, Kamis (6/10).


Virgo menyebutkan, adegan tidak mendidik yang menggunakan seragam sekolah sebagai properti, misalnya berpacaran di lingkungan sekolah atau cara mengenakan seragam sekolah di luar aturan sekolah.

"Tayangan televisi seakan sedang memberikan contoh buruk dan terkesan melecehkan seragam sekolah. Seragam yang dikenakan tidak rapi dan terlalu seksi untuk dikenakan anak di bawah umur. Ini menjadi kekhawatiran masyarakat dan mampu memberikan efek buruk bagi anak anak Indonesia," ujar Virgo.

Dia meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus memberi peringatan yang keras terhadap televisi dan production house agar dalam menayangkan dan memproduksi sinetron yang bertemakan remaja dan anak sekolah wajib menyampaikan contoh yang menghargai penggunaan seragam sekolah. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya