Berita

Unifah Rosyidi

Nusantara

PGRI: Kafe Yang Sudah Terbukti Merusak Pelajar Harus Ditutup

RABU, 05 OKTOBER 2016 | 15:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyesalkan tindakan pihak manajemen Kafe Basecamp di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Karena mereka memberikan bir gratis kepada pengunjung yang berseragam SD. Bahkan kasirnya berseragam SD dan berlambang SD.

"PGRI sangat prihatin, ini sangat menyedihkan," ungkap Plt Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, saat dihubungi petang ini.


Karena itu, PGRI mendukung Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan peringatan. Bahkan, menurutnya, tak hanya sekedar itu, tapi perlu tindakan tegas. "Harus ditindak tegas, bukan hanya peringatan. Kalau sudah terbukti, ditutuplah," sambungnya.

Bir, minuman keras, rokok, katanya menambahkan, merupakan pintu masuk menuju narkoba, yang merupakan musuh bangsa.

Apalagi, motif manajemen Kafe tersebut tak hanya bisnis. Tapi ada motif lain, yang harus lebih diselidiki lebih lanjut. Yaitu, adanya grand design untuk merusak generasi muda. Karena sebelumnya sudah kerap ditemukan adanya permen yang dicampur narkoba.

Karena itu, dia berharap, harus ada sinergi dari semua pihak, terutama orang tua, guru, dan masyarakat, untuk menjaga anak-anak dari prilaku asusila.

"Kita harus menjaga pendidikan karakter (anak-anak)," tandasnya.

Sebelumnya, Sekda Kota Tanjungpinang Riono menyaksikan sendiri event "Back to School Party" tema yang diangkat cafe Basecamp pada Minggu dini hari kemarin.

"Saya masuk sendiri, lihat kasirnya berseragam SD dan berlambang SD. Sebab itu saya mencari penanggung jawab cafe karena berdasarkan laporannya ada 'free beer', tapi itu disangkal penanggung jawab cafe tersebut," ungkap Riono.

Riono mengaku telah memberikan sanksi teguran agar hal tersebut tidak terulang kembali. Jika terulang, Pemkot Tanjungpinang akan bertindak lebih tegas. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya