Berita

Politik

Yang Lebih Memprihatinkan, Ahok Malah Kapitalisasi Isu SARA

JUMAT, 30 SEPTEMBER 2016 | 09:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat DKI Jakarta, M. Rico Sinaga, prihatin dan menyesalkan isu isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) kembali mengemuka saat ini seperti pada waktu Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012 lalu.

"Malah semakin menggejala dan menggila. Terbukti, saat ini di berbagai media sosial beredar berbagai diskusi yang mengeksploitasi soal isu SARA," ucapnya pagi ini.

Dia menegaskan tema isu SARA ini akan merobek kembali tenunan kebersamaan yang selama ini dirajut. Politik identitas bersifat anomali dan berbarengan dengan Pilgub DKI.


Namun, yang lebih memprihatinkan, dia menambahkan, ada pihak-pihak yang malah melakukan kapitalisasi terhadap politik identitas tersebut. Dia mencontohkan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) justru seringkali menikmati sasaran tembak isu SARA dan malah menggunakannya untuk menyerang lawan.

Terbukti, Ahok pernah melontarkan pernyataan, 'meski saya kafir, saya tidak korupsi'. "Pernyataan ini bukannya meredam, sebaliknya semakin membuat panas kondisi perpolitikan menjelang Pilgub DKI 2017," tandasnya.

FKDM menghimbau pada siapapun, baik para kandidat peserta Pilgub DKI 2017, maupun para tim sukses serta relawan pendukung agar sama-sama kita menjaga kesejukan pesta demokrasi ini, agar tercipta kedamaian, ketenangan di ibukota negara tercinta. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya