Berita

Nusantara

Sistem Online Solusi Atas Keterisolasian Desa-Desa Di Papua

RABU, 28 SEPTEMBER 2016 | 22:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo membuka Festival Desa Teknologi Informasi dan Komunikasi (Destika) ke-4 di pinggir Danau Sentani, Distrik Sentani Timur, Jayapura, Papua (Rabu, 28/9).

Festival Destika ini dihadiri sejumlah pejabat, diantaranya Staf Ahli Menkominfo Bidang Teknologi Woro Indah Pudjiastuti, Anggota Komisi II DPR Budiman Sutjatmiko, Pejabat Pemprov Papua, Bupati Jayapura, Bupati Pemalang, Relawan TIK, dan perwakilan dari desa-desa se-Indonesia. Setidaknya sekitar 500 orang turut memeriahkan acara yang akan digelar sampai Jumat (30/9) tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Mendes Eko menegaskan bahwa pemerintahan Jokowi menjalankan komitmen membangun Indonesia dari pinggiran dan desa-desa. Diantaranya dengan menyalurkan dana desa yang meningkat dari tahun ke tahun.


Pada 2015 jumlah dana desa sekitar Rp22,7 triliun lalu naik menjadi Rp46,8 triliun tahun 2016. Adapun tahun 2017 akan dinaikkan lagi menjadi Rp70 triliun, lanjut ke 2018 melonjak signifikan menjadi Rp103 triliun, hingga tahun 2019 menjadi Rp111 triliun.

"Dana ini akan dibagi untuk 74.754 desa tahun ini, sedangkan tahun depan jumlah desa bertambah menjadi 74.954 desa. Jadi tahun ini rata-rata dana desa saja Rp600-700 juta per desa, belum lagi dari ADD yang bersumber kabupaten serta bantuan dari provinsi sehingga setiap desa rata-rata sudah lebih dari Rp1 miliar," jelas Mendes Eko.

Mendes Eko mengakui penyaluran Dana Desa masih ada kendala terutama karena keterbatasan infrastruktur desa dan kapasita masyarakat. Namun dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi yang masuk ke desa, maka ini semoga bisa teratasi.

"Sistem informasi desa yang tersambung secara online akan sangat membantu, terutama dalam membuka keterisolasian desa. Misalnya karena keterbatasan infrastruktur, desa kesulitan membuat laporan dana desa. Maka sistem informasi yang online akan memudahkan ini," ungkapnya.

Banyak masukan adanya komplain masyarakat desa, yang justru tersampaikan dengan masuknya teknologi informasi. Masalah pun bisa lebih mudah teratasi.

"Misalnya kejadian ada wabah belalang yang menjadi hama pertanian di Kalimantan. Kemudian diposting warga kepada saya melalui media, lalu saya teruskan ke Menteri Pertanian. Datri sini langsung diterjunkan tim dari pusat untuk mengatasi hama. Terlihat di sini peran teknologi informasi," tandasnya.

Gubernur Papua Lucas Enembe menyampaikan, Papua merasa terhormat menjadi tuan rumah Festival Destika yang ke-4, sekaligus menyambung festival pertama tahun 2013 di Banyumas, Majalengka 2014, dan Belitung Timur 2015.

Di sini, bertemu para agen perubahan informasi antar desa-desa. Juga menjadi sebuah pembuka jalan untuk mengajak pihak swasta mendapatkan akses informasi desa yang lebih lengkap. Dalam festival ini ada pameran, workshop, sarasehan, dan pameran budaya rakyat. "Dari kegiatan inilah Kampung Bersuara untuk Indonesia," tandasnya.

Menurut Lucas, informasi bukan lagi hal langla bagi desa-desa, termasuk Papua yang jauh dari ibu kota Jakarta. Informasi yang mudah diakses desa sama artinya membangunkan raksasa tidur untuk menjadi kekuatan yang besar. "Adat merupakan satu kekuatan yang besar untuk digerakkan membangun Indonesia," imbuh Lucas. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya