Berita

Nusantara

Doto Zaini Ajak Para Cagub Aceh Tidak Mempertontonkan Sikap Tidak Terpuji

SENIN, 26 SEPTEMBER 2016 | 19:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Calon Gubernur Aceh petahana Zaini Abdullah berharap pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Aceh 2017 berjalan aman, damai, lancar dan demokratis. Kepada para kandidat, dia mengimbau untuk menaruh rasa hormat kepada lawan-lawan politik, agar tidak menjadi kemenangan yang hina dan tidak mendatangkan kebajikan.

Cagub yang berpasangan dengan Nasaruddin ini mengajak para persaingnya untuk tidak mempertontonkan sikap tidak terpuji, angkuh dan arogan. "Mari kita berlomba meyakinkan, merebut hati dan suara rakyat Aceh," ungkap Doto Zaini, panggilannya, dalam siaran persnya (Senin, 26/9).

Secara merendah, Doto Zaini mengaku dirinya bukan putra terbaik Aceh. Karena itu dia siap kalah, tetapi lebih siap lagi untuk menang. "Ini pengabdian kami, persembahan pada tanah Aceh dengan sepenuh hati kami berikan yang terbaik dari diri kami," kata Doto Zaini menambahkan.


Usai pelaksanaan Pilkada nanti, dia mengajak semua pihak kembali saling berpegang tangan dan mendukung kepemimpinan Aceh 2017-2022. "Insya Allah akan lahir pemimpin Aceh terbaik, hasil pilihan rakyat Aceh sendiri," tandasnya.

Namun, pernyataan berbeda disampaikan oleh tim pasangan pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid, seperti ramai diberitakan media lokal beberapa hari lalu.

"Kalau Mualem kalah di Pilkada (2017), maka saya pastikan perdamaian Aceh takkan bertahan," ujar ulama yang juga mantan tokoh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Abon Taleb dalam peresmian Posko Pemenangan Muzakkir Manaf-TA Khalid di Nagan Raya.

Menurut Abon Taleb, jika Mualem tidak memimpin Aceh ke depan di pemerintahan, tidak akan ada pimpinan yang menaungi kesejahteraan ribuan mantan kombatan. Lebih lanjut pihaknya juga meminta semua pihak untuk tidak merongrong Partai Aceh dengan memecah-belah dari dalam. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya