Berita

Net

Bisnis

Plastik Produksi Sinar Joyoboyo Dapatkan Sertifikasi Halal Dan Ramah Lingkungan

JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016 | 10:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sinar Joyoboyo telah mengembangkan inovasi teknik produksi plastik yang ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan yang tersertifikasi halal oleh MUI. Karena itu, dalam pembuatan kantong plastik, PT Sinar meminimumkan kadar senyawa kimia dari produk produk plastik yang tentunya food grade dan degradable grade.

Demikian disampaikan Hengky Sidharta, CEO Sinar Joyoboyo, dalam keterangan persnya, Jumat (23/9). Diakuinya permasalahan kantong plastik memang tengah menjadi kajian di seluruh belahan dunia, tak terkecuali Indonesia.
 
Pasalnya, sampah plastik adalah jenis sampah yang sulit didaur ulang dan butuh waktu ratusan tahun untuk proses penguraian, penggunaan plastik yang meningkat akan menyebabkan gunungan sampah plastik, bahkan kandungan kimia yang terkandung di dalam plastik diyakini berdampak pula terhadap kesehatan jika kita tidak cermat memilih jenis plastik yang kita gunakan.


Karena itu, Hengky juga mengimbau agar masyarakat lebih cermat dan teliti memilih plastik kemasan yang akan dipergunakan.

Pihak sendiri telah melakukan serangkaian kegiatan kampanye sosial guna memberikan penyuluhan tentang plastik yang baik dan aman juga memberikan pelatihan kreatif kepada kelompok kelompok masyarakat tentang bagaimana memanfaatkan limbah plastik untuk menjadi produk kreatif yang berguna dan bernilai ekonomi.

"Adalah suatu hal yang penting dan bijak untuk cermat memilih jenis plastik yang akan kita gunakan untuk berbagai keperluan sehari hari, memilih produk plastik yang mudah terurai, dapat meminimalkan dampak terhadap lingkungan, dan juga plastik yang tidak memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan kita," ucapnya.

"Sehingga sangat penting mengetahui jenis jenis plastik yang aman yaitu berbahan High Density Polyethylene (HDPE) adalah salah satu tipe dan jenis plastik yang paling umum digunakan untuk pembuatan kantong plastik, botol kemasan, jenis plastik ini dapat di daur ulang untuk kebutuhan lainnya," demikian Hengky. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya