Berita

Foto: RMOL

LAPORAN DARI AZERBAIJAN

Oso: Kami Akan Dukung Azerbaijan Seribu Persen

KAMIS, 08 SEPTEMBER 2016 | 20:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang (Oso) mengunjungi makam pahlawan nasional yang juga presiden pertama Republik Azerbaijan Heydar Aliyev, Kamis siang waktu setempat (8/9).

Kegiatan ini dilakukan Oso di tengah kunjungan kehormatannya di Baku, Azerbaijan yang akan berlangsung selama dua hari sampai besok (Jumat, 9/9).

Saat berziarah, ia ditemani Duta Besar LBBP RI Baku DR. Husnan Bey Fananie, dan Duta Besar Republik Azerbaijan untuk Indonesia Tamerlan Garayev serta perwakilan pemerintah Azerbaijan.


Oso berada di Baku bersama belasan anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) RI dari seluruh fraksi yang ada di Senayan, juga Wakil Ketua Kelompok DPD RI di MPR Gede Pasek, pimpinan Badan Sosialisasi MPR Zainut Tauhid, dan anggota DPD RI Emma Yohana. Rombongan ini juga ikut mendampingi Oso.

Heydar Aliyev adalah ayah dari Ilham Aliyev, presiden berkuasa saat ini yang meneruskan jabatan ayahnya sejak 2003. Oso berkesempatan meletakkan bunga di depan makam tokoh yang sangat dikagumi rakyat Azerbaijan tersebut.

"Saya datang ke sini atas seizin Presiden Jokowi. Tujuan saya adalah untuk memperkuat hubungan sesama negara mayoritas Islam," ujar Oso di taman makam yang dibuat begitu megah.

Dia mengatakan, Indonesia sebagai negara demokrasi dengan penganut Islam terbesar akan sangat senang jika bisa menjalin hubungan lebih besar dengan Azerbaijan yang juga berpenduduk mayoritas muslim.

"Kami dukung apapun yang dilakukan Azerbaijan. Bila ada perbedaan dengan negara lain kami harap diselesaikan secepatnya secara musyawarah dan tentu kami akan lebih dekat dengan Azerbaijan. Kami akan dukung Azerbaijan seribu persen," jelas Oso.

Oso secara pribadi mengenal baik Ketua Parlemen Azerbaijan Ogtay Asadov, dan Presiden Ilham Aliyev.

"Parlemen dan presiden yang sangat baik dan ramah terhadap Indonesia. Presiden Jokowi mengundang presiden Azerbaijan untuk datang ke Indonesia," ujarnya.

Oso menambahkan bahwa kerja sama antara kedua negara akan penuh saling pengertian dan lebih saling menguntungkan di masa mendatang. [wah]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya