Berita

Dewi Perssik/Net

Blitz

Dewi Perssik, "Digilir" Ipul Dalam Penjara

RABU, 07 SEPTEMBER 2016 | 10:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dari ujung ke ujung, Depe bergilir dikenalin sama teman-teman Ipul di penjara. Depe nawarin goy­ang, Ipul bilang mau biar semua senang.

Keharmonisan mantan pasangan suami-istri pedangdut Saipul Jamil (Ipul) dan Dewi Perssik (Depe) boleh dijadikan contoh. Meski bukan lagi sepasang suami istri, keduanya masih menjalin hubungan silahtura­him yang baik. Seperti beberapa waktu lalu, cerita Depe yang habis berkunjung ke rumah tahanan (rutan) Cipinang, tempat Ipul berada karena kasus dugaan pelecehan seksual yang dialaminya.

Bintang film Tali Pocong Perawan itu mengaku dibawa Ipul berjalan-jalan mengelilingi rutan. Tak cuma itu, pedangdut 36 tahun ini juga tanpa ragu menggandeng tangan Depe hingga banyak yang mengira keduanya CLBK alias cinta lama bersemi kembali.


"Saya dibawa, saya ditenteng keliling-keliling sampai belakang. Dibawa, digandeng, sampai semuanya pada bilang CLBK (cinta lama bersemi kembali)," cerita Depe.

"Ya saya cuma senyum saja, karena ya gimana ya, beliau itu sudah seperti kakak sendiri," lanjutnya.

Selain itu, Ipul secara bergilir mengenalkan Depe pada semua orang yang ada di rutan. "Saya dikenalin dari ujung ke ujung. Pokoknya di situ mas Saipul benar-benar bawa saya buat keliling," tegasnya.

Ingin membuat Ipul dan juga para penghuni rutan lainnya terhibur, Depe juga sempat menawarkan diri untuk bergoyang di sana. Mendengar hal tersebut, pedangdut yang diciduk karena laporan pelecehan seksual itu langsung menyetujui usul sang mantan istri.

"Sampai saya tanya mas Saipul, boleh nih saya goyang? Karena dulu ketika saya jadi istrinya nggak boleh goyang," kisah Depe.

"Berarti boleh nih saya goyang? Nggak apa-apa bun, pasti teman-teman senang banget," tambahnya.

Perempuan yang lahir 30 tahun lalu itu, rupanya memiliki keinginan untuk kembali berkunjung dan seka­ligus mengadakan kegiatan senam aerobik di sana.

Ipul kini terpaksa jadi pesakitan kasus dugaan pelecehan seksual yang dituduhkan kepadanya oleh seorang remaja pria, beberapa waktu lalu. Sebagai seorang yang sangat dekat dengan Ipul, Depe pernah mengung­kapkan soal kebiasaan sang mantan selama bersamanya.

Pada tahun 2008 lalu, ketika sidang perceraiannya, Depe melontarkan pernyataan kontroversial.

"Saya mau saja rujuk dan disuruh Ipul pakai jilbab, asalkan dia mau meninggalkan teman-teman prianya itu. Soalnya jujur saja, kalau dibilang janda saya sakit hati," kata Depe kala itu.

Lalu apa jawaban Ipul? Cukup mengagetkan sebab Ipul tak ber­sedia menerima permintaan Depe meskipun itu tampaknya sepele. Alih-alih menerima saran itu, Ipul malah menyebut Depe cemburu.

Menurut Depe saat dia mau me­nikah dengan Ipul sesungguhnya dia sudah tahu seperti apa keadaan sang mantan. Dia pun menerima kelebihan dan kekurangan Ipul.

"Saat hendak menikah saya harus terima dia apa ada dong. Kalau tidak begitu tidak mungkin terjadi pernika­han itu," katanya lagi.

Saat ditanya apa yang menjadi penyebab keretakan rumah tangga mereka perempuan asal Jember Jawa Timur ini masih berkelit.

"Saya kan mantan istrinya Bang Ipul, tidak mungkin saya mengungkap aibnya dia dan aib kami saat menikah. Begitu juga soal mengapa kami sampai bercerai. Saat itu penyebab yang mengemuka dan menjadi perceraian kami adalah soal jilbab," tegasnya.

Saat dicecar apa penyebabnya sehingga rumah tangga yang su­dah dibangun harus berantakan, lagi-lagi ia mengelak. Namun Depe sedikit memberikan kata kunci soal penyebab perceraian yang sesung­guhnya.

"Saya awalnya memang sudah menerima dia apa adanya. Namun ketika dalam rumah tangga ada penghianatan itu sudah tidak bisa diterima," katanya tanpa bersedia merinci apa gerangan dan seperti apa pengkhianatan yang dimaksud itu.

Depe mengharapkan kepada Ipul agar memetik pelajaran dari peristiwa ini. "Ini adalah ujian bagi Bang Ipul. Anggaplah ini musibah. Semoga dia kuat menjalani semua ini," harapnya. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya