Berita

Habiburokhman/Net

Politik

Partai Gerindra Pertimbangkan Rizal Ramli

Pilkada Jakarta Penuh Kejutan
KAMIS, 01 SEPTEMBER 2016 | 11:33 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Gerindra akan mempertimbangkan nama Rizal Ramli dalam bursa pencalonan Pilkada DKI Jakarta setelah mantan Menko Maritim dan Sumber Daya itu akhirnya memutuskan bersedia dicalonkan partai untuk jabatan Gubernur Jakarta 2017-2022.

Menurut Ketua DPP Partai Gerindra, Habiburokhman, partainya memang sudah lebih dulu menetapkan nama Sandiaga Uno sebagai tokoh internal yang diusung.
Tetapi, pencalonan Sandiaga bisa untuk posisi calon gubernur atau calon wakil gubernur.

"Yang tidak bisa diganggu gugat nama Sandiaga Uno, sebagai Cagub atau Cawagub dari kami. Tapi kami sebagai pemilik 15 kursi di DPRD harus bicara dengan partai lain untuk pertimbangkan nama-nama yang baru masuk, termasuk Rizal Ramli," kata Habiburokhman kepada redaksi.

"Yang tidak bisa diganggu gugat nama Sandiaga Uno, sebagai Cagub atau Cawagub dari kami. Tapi kami sebagai pemilik 15 kursi di DPRD harus bicara dengan partai lain untuk pertimbangkan nama-nama yang baru masuk, termasuk Rizal Ramli," kata Habiburokhman kepada redaksi.

Politikus muda yang berlatarbelakang advokat ini mengingatkan, konstelasi politik Pilkada Jakarta selalu berpotensi memberi kejutan di menit-menit terakhir jelang batas waktu pendaftaran calon.

"Pengalaman kita, memang bisa jadi ada perubahan dramatis di Pilkada Jakarta, termasuk dari Gerindra. Peluang Rizal Ramli terbuka, itu yang paling penting dan bisa dibahas bersama partai-partai lain," jelasnya.

Setelah didesak puluhan elemen, paguyuban, dan organisasi kemasyarakatan, Rizal Ramli memutuskan bersedia maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

"Begitu banyaknya desakan dari berbagai lapisan masyarakat, saya sudah mempertimbangkan untuk maju di DKI," tegas ahli ekonomi internasional itu kemarin malam (Rabu, 31/8)

Pejuang ekonomi kerakyatan ini pun sudah mulai membangun komunikasi politik dengan sejumlah pimpinan partai politik.

"Kita ingin membangun Jakarta yang asyik," ungkap Menko Perekonomian era Pemerintahan Abdurrahman Wahid itu. [ald]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya