Berita

Sandiaga Uno/Net

Politik

Pengurus PKB Keturunan Tionghoa Tersentuh Pesan Sandiaga Uno

SABTU, 27 AGUSTUS 2016 | 14:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dukungan akar rumput Nahdlatul Ulama diperkirakan akan sangat gencar terhadap sosok politikus dan pengusaha muda, Sandiaga Uno, di Pilkada Jakarta setelah DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta mendeklarasikan pencalonannya.

Namun, Sandiaga tidak hanya mengucapkan terimakasih kepada warga NU yang menjadikan PKB saluran politik. Sandiaga juga memberi pesan khusus kepada masyarakat Jakarta keturunan Tionghoa yang jadi bagian penting dari sejarah ibukota negara.

Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Heriandi Lim, yang merupakan kader PKB keturunan Tionghoa sempat merekam pesan Sandiaga lewat video dan menayangkannya di akun facebook pribadinya. Sebelumnya, Heriandi menanyakan apakah Sandiaga mau mengucapakan salam ke teman-temannya warga keturunan Tionghoa.


Secara spontan, Sandiaga menyapa dengan bahasa mandarin yang fasih "Ni hao ma? Wo men iy jia ren" yang artinya adalah, "apa kabar? kita semua keluarga".

"Sebuah pesan pendek yang mengejutkan dan dalam bagi saya ketika mendengarkan Bang Sandiaga bisa menyapa kawan-kawan Tionghoa saya di facebook live," ucap Heriandi kepada redaksi.

Heriandi menganggap sapaan sederhana itu bukti awal Sandiaga layak memimpin semua warga dari banyak latar belakang di Jakarta.

"Dengan sapaan awal wo men iy jia ren, itu akan menunjukkan semangat kebersaman kepemimpinannya untuk semua golongan dan kalangan," ungkap Heri..

"PKB sebagai pendukungnya akan tetap menjaga Sandiaga memimpin bagi semua golongan," pungkasnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya