Berita

Anthony Leong

Politik

Loyalis Ahok Perlu Kursus Kepribadian

SABTU, 27 AGUSTUS 2016 | 11:50 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebuah foto dari bakal calon gubernur, Sandiaga Uno, dalam satu kesempatan sosialisasi ke masyarakat sempat disebarkan secara viral dan menimbulkan geger di kalangan netizen.

Foto tersebut disebarkan dengan maksud mengolok-olok bakal Cagub yang sejauh ini resmi diusung Partai Gerindra dan PKB itu dengan cara tak pantas karena ada satu bagian tubuhnya yang terlihat menonjol. Guyonan bernada cabul marak mengarah ke Sandiaga di media sosial.  
 
Jurubicara Sahabat Sandiaga Uno (SSU), Anthony Leong, menyayangkan masyarakat terpancing isu sepele yang tidak esensial seperti itu. Padahal, dalam kontes politik yang harus dikedepankan adalah program kerja.
 

 
"Kontestasi politik itu harusnya fokus pada adu gagasan, konsep dan program. Ini haters Sandiaga atau loyalis Ahok perlu kursus kepribadian agar bisa mengedepankan demokrasi sejuk," tegas Anthony, dalam keterangan persnya, Sabtu (27/6).
 
Ia mengaku miris dan heran melihat cerminan mental para pendukung Ahok. Padahal, Ahok sebelumnya baru saja berjanji untuk lebih santun dalam kampanye. Pakar Digital Marketing ini menganggap mental pendukung Ahok tidak sejalan dengan janji Ahok.
 
"Kita sudah tahu Ahok beberapa hari lalu berjanji untuk lebih santun. Ini harus diikuti oleh pendukungnya. Etika tetap harus dijaga meski berbeda pilihan politik. Jangan menyerang pribadinya lawan, apa hubungannya sama Pilgub DKI? Jika ingin Basuki menang di 2017 tunjukkan prestasinya, rekam jejaknya yang baik," papar Anthony.
 
Pengusaha muda ini menganalogikan pendukung Ahok perlu keluar dari "rumah" pikirannya untuk melihat kompetensi kandidat lain.
 
"Ibaratnya, kalau kita di rumah terus kan tidak tahu kondisi di luar rumah bagaimana. Di Pilgub DKI juga sama, ayo lihat, lirik, amati kandidat lain dan cek programnya" tutup Anthony. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya