Berita

Budi Arie Setiadi/Net

Politik

Bagi Projo, Politik Adalah Misi Suci Mengawal Pemerintahan Jokowi

JUMAT, 12 AGUSTUS 2016 | 19:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam pandangan Aristoteles, politik diartikan sebagai segala  upaya untuk mencapai eudaemonia atau kehidupan yang lebih baik.

Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi, saat peluncuran pameran lukisan KP Hardi Danuwijoyo bertajuk "Seni , Politik  dan Kemanusiaan" di Bentara Budaya, Jakarta.

"Jadi politik jangan sampai kehilangan tujuan suci nya. Tujuan mulianya. Politik  harus menghasilkan kehidupan yg baik," ungkap Budi.


Terkait dengan seni, Budi menilai seni adalah soal rasa dan emosi manusia. Dan seni harus menyentuh rasa dan kehidupan, sementara kemanusiaan adalah hakekat diri kita.

"Jadi seni , politik dan kemanusiaan tidak dapat di pisahkan. Politik harus terus memiliki keindahan dan hakekat kemanusiaan kita. TANPA rasa dan kemanusiaan , politik menjadi hampa tanpa arti," ujar Budi.

Pameran lukisan KP Hardi (65) berlangsung dari tanggal 11-21 Agustus 2016. Dalam pameran itu di tampilkan puluhan karya Hardi yang sangat legendaris termasuk lukisan Jokowi sedang menunggang kuda putih. Mensesneg Pratikno hadir dan membuka pameran itu.

Projo yang ikut mendukung acara pameran dan peluncuran buku Hardi menilai karya-karya Hardi sangat sarat pesan politik dan kemanusiannya serta memiliki estitika yg tinggi.

"Politik adalah misi suci. Politik bagi Projo adalah bagaimana mengawal Pemerintahan Jokowi agar memenangkan agenda rakyat. Sebab mencintai negeri haruslah dengan mencintai rakyatnya," demikian Budi. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya