Berita

Politik

Menteri Puan Dorong Mahasiswa Untuk Jadi Pemimpin Masa Depan

KAMIS, 11 AGUSTUS 2016 | 00:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, menemui mahasiswa penerima beasiswa dari pemerintah yang tersebar di seluruh Indonesia di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Solo, Jawa Tengah (Rabu, 10/8).

Mahasiswa tersebut terdiri dari penerima beasiswa Bidikmisi (beasiswa pendidikan bagi mahasiswa berprestasi), ADIK (Afirmasi Pendidikan) Papua, Daerah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal) dan PPG (Program Pendidikan Guru).
 
Dalam kesempatan tersebut, Puan Maharani didampingi oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir dan Rektor UNS, Ravik Karsidi. Dalam ceramahnya kepada para mahasiswa tersebut, Puan Maharani mengingatkan selalu tekun dalam belajar dan selalu mempersiapkan diri menjadi pemimpin bangsa Indonesia ke depan.
 

 
"Bermimpilah untuk menjadi pemimpin bangsa ini, Masa depan bangsa Indonesia ada di tangan adik-adik sekalian. Raihlah mimpimu. Mimpi tidak berarti Anda menghayal atau berhalusinasi, tetapi Anda punya kesempatan untuk meraihnya dalam kenyataan," kata Puan.
 
Pada zaman sekarang, tegasnya, generasi muda harus pandai menggunakan teknologi dan memanfaatkan informasi dengan sebaik mungkin. Akses untuk mendapat informasi saat ini sangat mudah karena jaringan internet sudah menjangkau ke mana-mana. Namun demikian, jangan sampai lupa dengan kebiasaan membaca buku.
 
"Budayakan kebiasaan membaca. Banyak hal bisa ditemukan dengan teknologi informasi saat ini. Tapi ingat, ada banyak hal yang kita dapatkan dengan membaca buku. Banyak tulisan tokoh-tokoh berpengaruh di masa lalu tak bisa ditemukan lewat internet. Jadi, harus tetap budayakan untuk membaca buku,” jelasnya.

Sementara M Nasir menegaskan para penerima beasiswa yang meraih nilai terbaik dikampusnya silahkan mengajukan beasiswa lanjutan jika ingin meneruskan studi. Carilah sekolah terbaik di dunia, di mana saja. Negara akan biayai," kata M Nasir.
 
Ia mengatakan para mahasiswa berpretasi tidak boleh putus sekolah hanya karena masalah uang kuliah. Pemerintah, katanya, akan selalu berupaya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan mahasiswa berprestasi.

"Karena itu, kita upayakan agar anggaran untuk beasiswa berprestasi kita bisa tingkatkan lagi ke depan," kata mantan Rektor Universitas Dipongoro tersebut. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya