Berita

Nasor Djamil/Net

Politik

Kunjungi Kanwil Kemenkumham Aceh, Nasir Djamil Bahas Remisi Dan Bilik Asmara

SELASA, 09 AGUSTUS 2016 | 03:37 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sebanyak 3.232 narapidana di wilayah Aceh akan mendapatkan remisi di HUT RI ke 71 tahun ini.  2365 narapidana sudah mendapatkan Surat Ketetapan sementara sisanya sedang menunggu izin Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia karena menyangkut Peraturan Pemerintah Nomor 99 tahun 2012.

Demikian disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil seusai berkunjung ke kantor Kemenkumham Wilayah Aceh, Senin (8/8/2016). Kunjungan tersebut merupakan kegiatan reses masa persidangan V tahun 2016.

Yang harus mendapatkan izin menteri itu karena narapidana kasus Korupsi, Terorisme atau Narkoba,” ujarnya.


Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini berharap remisi yang diberikan di hari Kemerdekaan RI tersebut bisa berdampak positif terhadap penerima Remisi tersebut.

Ia mengatakan, Remisi tersebut diberikan karena berbagai pertimbangan diantaranya berkelakuan baik, sudah mejalani minimal 6 bulan masa pidana. Kata Nasir, daerah yang paling banyak mendapat remisi Lapas Banda Aceh yakni 487 orang  dan terkecil Lapas Sabang sebanyak sekitar 15 orang,” paparnya.

Sebagai mitra kerja Kemenkumham saya berharap pemberian Remisi ini berjalan lancar,” tegasnya.

Selain soal Remisi, politikus yang kerap bersuara lantang di DPR ini berharap Kementerian Hukum dan HAM segera merealisasikan Bilik Asmara. Hal ini, menurut Nasir Djamil mendesak untuk segera diwujudkan.

Hasil temuan selama saya berkeliling ke Lapas-lapas diketahui para penghuni penjara ini berharap segera membuat Bilik Asmara tersebut,” imbuhnya.

Keinginan yang besar dari para penghuni tersebut dianggap Nasir Djamil merupakan hal yang wajar dan manusiawi. Pasalnya, hal tersebut sebagai sebuah kebutuhan yang tidak bisa diwakilkan.

Bisa saja untuk langkah awal di uji coba dulu di beberapa Lapas/Rutan nanti bisa dievaluasi untuk mendapatkan jawaban perlu atau tidaknyanya Bilik Asmara itu diadakan, nanti saya akan sampaikan ke Pak Menteri, ” tandasnya. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya