Berita

Joko Widodo/Setneg

Politik

Jokowi: Lulusan IPDN Harus Selalu Dekat Dengan Rakyat

SENIN, 08 AGUSTUS 2016 | 14:35 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Semua lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) harus menjadi ujung tombak negara dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, responsif, serta berkualitas sehingga negara selalu hadir di tengah-tengah rakyat.

Hal ini dikatakan Presiden Joko Widodo usai melantik 1.921 Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) program Diploma IV dan Strata 1, di kampus IPDN, Jatinangor, Bandung, Senin (8/8).

Dikutip dari situs Setneg, Jokowi mengaku memiliki harapan tinggi bagi para pemuda untuk menjadi garda terdepan dalam tata kelola pemerintahan yang lebih baik.


Dalam mengemban tugas di pemerintahan kelak, Presiden mengingatkan agar praja muda selalu dekat dengan rakyat. Mereka juga harus selalu siap menjadi yang terdepan dalam revolusi mental dan mengembangkan tata kelola pemerintahan yang jauh lebih baik di mana pun mereka ditempatkan.

"Saudara-saudara harus menjadi teladan bagi rakyat dalam membangun sikap yang optimis, yang inovatif, dan berani melakukan terobosan yang bermanfaat bagi rakyat," tegas Presiden, seperti disampaikan lewat rilis oleh Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Usai pelantikan, Presiden Joko Widodo berkesempatan untuk meresmikan patung Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno, selaku pendiri Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) di Malang pada 17 Maret 1956.

Dalam peresmian tersebut, Presiden bersama Ibu Negara didampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, serta Rektor IPDN Ermaya Suradinata.

Hadir dalam acara pelantikan tersebut di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, serta Wakil Ketua MPR, Oesman Sapta Odang. [ald]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya