Berita

Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Impikan Indonesia Punya Kebun Raya Luas Yang Mengagumkan

MINGGU, 07 AGUSTUS 2016 | 01:42 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kecintaan Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri terhadap tanaman, baik itu bunga maupun pepohonan didedikasikan dengan pengabdiannya sebagai Ketua Umum Yayasan Kebun Raya Indonesia.

Melalui wadah itu, Megawati bisa mendorong dan menjaring pelibatan berbagai pihak untuk mengembangkan kebun raya. Bahkan, Megawati punya impian Indonesia bisa membangun suatu kebun raya yang luas, yang menampung semua jenis spesies tumbuhan sehingga menjadi suatu yang mengagumkan, bukan hanya bagi rakyat Indonesia, tetapi juga menjadi rujukan dunia.

"Saya sangat berharap, sebenarnya dengan bantuan semua pihak kalau bisa kita bisa mempunyai sebuah kebun raya yang dibuat oleh Indonesia, artinya setelah merdeka, yang luasnya itu memang sangat bisa mengagumkan sehingga masyarakat ke situ dan pengurus-pengurusnya tidak susah seperti sekarang ini," kata Megawati Soekarnoputri disela acara ‘Tour of Eka Karya Botanical’, di Kebun Raya Bedugul, Bali, Sabtu (6/8/2016).


Dalam acara yang dihadiri belasan dubes dari Negara sahabat itu, Megawati didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Deputi Bidang Ilmu Pengatahuan Hayati Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (IPH-LIPI) Enny Sudarmonowati, dan Bendahara Umum DPP PDIP yang juga Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

Megawati menceritakan, ketika dirinya baru menjadi ketua yayasan, dari lingkungan pengurus kebun raya banyak yang menyampaikan aspirasi dan merasa prihatin karena sepertinya kebun raya itu tidak menjadi sebuah tempat untuk atraksi dan rekreasi masyarakat. Itulah kenapa pada waktu itu Megawati berupaya untuk membaguskan, memeliharanya secara lebih intens dan lain sebagainya lalu mengenalkan pada masyarakat.

"Dan sekarang kebun raya-kebun raya ini mengatakan bahwa mereka merasa boleh saya menyebutnya, pusing, tetapi pusing senang karena semakin banyak masyarakat yang datang ke sini , dan lingkungan ini seperti semakin kecil. Karena itulah, Megawati punya keinginan agar ke depan pemerintah dengan melibatkan berbagai pihak bisa membangun suatu kebun raya yang mengagumkan, baik dari sisi kewisataan maupun dari sisi kelengkapan penelitian," katanya.

Megawati mengaku sudah berbicara pada Presiden Joko Widodo bahwa ke depan Indonesia sangat membutuhkan lingkungan hidup. Hal itu harus diprioritaskan karena semuanya sudah mengetahui tantangan alam ke depan seperti antara lain perubahan iklim, global warming (pemanasan global).

"Sehingga kalau kita sendiri tidak memacu hal itu (lingkungan) maka saya sangat mengkhawatirkan, kita akan banyak kehilangan plasma nutfah kita. Termasuk apa yang ada di kebun raya ini. Dan alhamdulillah, sekarang di daerah-daerah itu semakin mempunyai niat untuk membuat kebun raya. Karena kebun raya kan ada lima hal yang menjadi fungsi dan konsennya, penelitian, pendidikan, konservasi, jasa lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat," tukasnya. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya