Berita

Megawati Soekarnoputri

Politik

Megawati: Pepohonan Indonesia Bisa Digunakan Untuk Kepentingan Medis

SABTU, 06 AGUSTUS 2016 | 23:33 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Indonesia begitu kaya dengan berbagai tumbuhan dan pepohonan yang jika penelitiannya dimaksimalkan maka hal itu tidak hanya berguna dalam menjaga alam, tetapi juga bisa untuk kepentingan medis dan lainnya.

Demikian disampaikan Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI), Megawati Soekarnoputri. Mega, bersama belasan Duta Besar (Dubes) negara sahabat, menyiram pohon di Kebun Raya Bedugul, Bali (Sabtu, 6/8).

Turut mendampingi Megawati antara lain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Deputi Bidang Ilmu Pengatahuan Hayati Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (IPH-LIPI) Enny Sudarmonowati, dan Bendahara Umum DPP PDIP yang juga Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.


Di acara yang dikemas dalam program ‘Tour of Eka Karya Botanical’ tersebut, mereka dengan antusias melihat satu per satu spesies tanaman yang baru saja ditanam, baik oleh para menteri yang terlebih dahulu datang maupun oleh puluhan Dubes Negara sahabat. Di kebun raya yang total luasnya mencapai 157 hektar itu, Megawati terlihat sangat nyaman dan meluangkan waktu untuk berdiskusi tentang pohon-pohon yang baru tumbuh tersebut.

Megawati di sela-sela keliling melihat pohon mengungkapkan, yayasan yang dipimpinnya sudah ada sejak dirinya menjabat sebagai Wakil Presiden. Dari saat itu kondisi kebun raya masih memprihatinkan, kini sudah mulai dikenal luas masyarakat dan bahkan menjadi tempat wisata dan berbagai aktivitas. Namun di luar itu, hal yang penting kenapa dia sangat memperhatikan kebun raya adalah karena untuk menjaga lingkungan.

"Untuk menjaga lingkungan, plasma nutfah Indonesia, untuk menjaga flora dan fauna. Karena masalah lingkungan ini sekarang belum jadi perhatian yang jadi prioritas," kata Megawati.

Dalam acara itu, spesies tanaman yang baru saja di tanam dan disiram oleh Megawati adalah Adansonia Digitata L (Malvaceae). Kemudian Menteri Basuki menyiram Anaxagorea sp (Annonaceae). Megawati mengelilingi mengelilingi satu per satu tanaman yang ditanam oleh beberapa Dubes negara sahabat. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya