Berita

Ahok dan Setya Novanto/Net

Politik

Rizal Ramli Paling Pas Untuk Diusung Melawan Koalisi Ahok-Neo Orba

SABTU, 06 AGUSTUS 2016 | 13:01 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Melihat perkembangan politik terkini, sangat mungkin Rizal Ramli tampil sebagai sosok yang akan berduel melawan incumbent Basuki Purnama (Ahok) di Pilkada Jakarta.

Demikian dikatakan akademisi bidang politik dan kebijakan publik, Lukman Hakim, saat diwawancara redaksi beberapa saat lalu.

Salah satu situasi yang melahirkan nama Rizal dalam bursa pencalonan hari ini adalah Rizal dipecat Presiden Joko Widodo dari posisi Menko Bidang Kemaritiman Dan Sumber Daya ketika ia bertarung melawan kelompok taipan properti yang merusak DKI Jakarta dalam perkara reklamasi pantai utara Jakarta.


"Sangat bisa Rizal akan tampil sebagai sosok yang akan melawan Ahok. Satu sisi dicopotnya Rizal jelas karena banyak pembenahan yang dilakukannya tidak disukai kapital-kapital besar yang merugikan negara," kata Lukman.

Menurut dia, Rizal pun punya basis pengetahuan dan wawasan yang luas. Jaringan nasional dan internasional sangat besar. Anggota  Panel Ahli Perserikatan Bangsa Bangsa itu menjadi simbol intelektualitas sekaligus perlawanan rakyat.

"Dukungan ke Rizal di media sosial sangat besar. Dia simbol perlawanan terhadap arogansi Ahok secara pribadi sekaligus perlawanan terhadap pemodal besar yang merugikan masyarakat Jakarta," ucap Lukman.
 
Terkait itu, PDI Perjuangan sebagai partai yang selama ini merasa diremehkan Ahok dan identik dengan perjuangan wong cilik, sangat mungkin melirik sosok Rizal Ramli. Apalagi, Rizal sudah memiliki modal kedekatan emosional dengan Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri, dan anggota keluarga Bung Karno lainnya.

"Di samping itu, PDIP butuh sosok perlawanan terhadap kelompok Ahok, kapitalis besar , dan kekuatan Neo Orde Baru semacam Golkar, Hanura dan Nasdem yang ada di belakang Ahok. Rizal lahir dari kondisi perlawanan terhadap itu semua," terang Lukman.

Masih menurut Lukman, sosok Rizal bisa menjadi magnet bagi pembentukan koalisi besar PDIP, Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Rizal itu juga bagian dari kelompok nahdliyin, dia bukan cuma mantan menterinya Gus Dur tapi juga pengikut Gus Dur. Jadi itu modal besar Rizal terlepas dari kecakapan ide pemikiran dan gagasanya," urainya.

Untuk merealisasikan koalisi besar melawan kubu Ahok itu, lanjutnya, masyarakat miskin yang sudah menderita di bawah kepemimpinan Ahok dapat mengawal nama Rizal agar diputuskan sebagai satu-satunya lawan Ahok di Pilkada.

"Saya sudah cek sendiri. Ormas, aktivis anti reklamasi, para relawan Jokowi yang kecewa pada Ahok sudah menyuarakan Rizal Ramli," ujar Lukman yang juga eksponen gerakan 98. [ald]  

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya