Berita

Tri Rismaharini/Net

Politik

Hari Ini Pendukung Risma Tabur Benih Ikan Baik Lawan Ikan Jahat

SABTU, 06 AGUSTUS 2016 | 07:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

PDI Perjuangan boleh mengaku belum menentukan satu nama calon gubernur untuk diusung di Pilkada Jakarta.

Tetapi akar rumput terus menggaungkan nama Walikota Surabaya yang juga kader penting partai banteng, Tri Rismaharini (Risma).

"Jika rakyat telah menebar benih-benih kebaikan, maka arogansi kekuasaan akan ditumbangkan," demikian bunyi pesan dalam undangan yang dikirimkan pendukung Risma ke wartawan.


Sebuah undangan elektronik dari kelompok menamakan Aliansi Gerakan Rakyat Untuk Risma (Agraris) singgah di redaksi. Kelompok masyarakat ini menilai hingga sekarang Jakarta belum memiliki calon gubernur yang bisa diharapkan untuk mewujudkan Jakarta Baru, Jakarta yang pro rakyat kecil, Jakarta yang manusiawi, Jakarta yang partisipatif.

Karena itu mereka merasa perlu untuk mendorong dan memastikan kehadiran Cagub alternatif yaitu Tri Rismaharini. Bentuk dukungan kepada Risma pun unik, yakni dengan cara menabur benih ikan di Waduk Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

"Tabur benih ikan baik melawan ikan jahat. Agraris ingin menyatukan diri dengan rakyat Jakarta yang telah mewujudkan diri untuk melawan kejahatan. Kesewenangan harus dihentikan. Pemimpin baru yang manusiawi harus dihadirkan," tulis mereka dalam undangan itu.

Berdasar undangan yang sampai, acara menabur ikan sebagai dukungan kepada Risma akan dilakukan siang nanti pukul 14.00 WIB.

Nama Risma sendiri sempat kian heboh dibicarakan masyarakat setelah pidatonya dalam acara program Kampung KB di Semampir, Surabaya, dipersepsikan sebagai "pamitan" kepada warganya.

Melihat pemberitaan yang semarak atas kejadian itu, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Surabaya, Muhammad Fikser, memberi klarifikasibahwa permohonan maaf Risma kepada warga dalam kegiatan itu berkaitan dengan perayaan hari terakhir bulan Syawal dan bukan berpamitan ikut Pilkada Jakarta. [ald]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya