Berita

Fahira Idris/Net

Politik

Warga Jakarta Harus Rasional Dan Pilih Pemimpin Yang Masuk Akal

KAMIS, 04 AGUSTUS 2016 | 09:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Warga Jakarta harus benar-benar memilih memimpin yang tidak hanya punya rekam jejak mumpuni, tetapi juga punya terobosan masuk akal untuk membenahi kompleksitas persoalan Jakarta.

"Warga Jakarta harus mengedepankan rasionalitas dalam memilih pemimpin pada pilkada nanti," kata senator DKI Jakarta, Fahira Idris, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 4/8).
 
Menurut Fahira, ada baiknya warga Jakarta sudah mulai mencari tahu rekam jejak nama-nama yang saat ini sudah beredar untuk menakar tindak-tanduknya, apakah punya kapasitas mengurai solusi persoalan Jakarta. Selain macet dan banjir yang memang jadi isu abadi warga Jakarta, juga terkait komitmen dan solusi dari tokoh-tokoh ini untuk isu yang lebih spesifik misalnya soal reklamasi Teluk Jakarta, penanganan sampah, normalisasi sungai yang disertai penggusuran, penyerapan APBD yang rendah dan lain-lain.


"Persoalan-persoalan ini yang ada di depan mata dan sedang dihadapi warga Jakarta sekarang, makanya penting untuk digali. Pandangan dan solusi dari mereka inilah yang menjadi dasar warga Jakarta memilih pemimpin, jadi benar-benar rasional," demikian Fahira.

Fahira mengungkapkan, Jakarta butuh pemimpin yang bukan hanya sekedar punya integritas, jiwa melayani, jujur, dan antikorupsi, tetapi pemimpin yang mampu membuka ruang dialog dan bisa menggerakkan warganya untuk membangun kotanya, bukan malah meminggirkan warganya dalam proses pembangunan. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya