Berita

eko suwanto//net

Ciber Army PDIP Perkuat Kinerja Komunikasi Partai bersama Rakyat

MINGGU, 31 JULI 2016 | 15:42 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Relasi interaksi dan komunikasi politik saat ini tidak bisa lepas dari keberadaan media sosial. Politik sudah tidak lagi menjadi milik elit karena adanya partisipasi politik dari banyak pihak untuk suarakan pendapat dan harapan publik lewat beragam kanal.

"Media sosial digunakan oleh tiap orang. Begitu juga dengan partai politik. PDI Perjuangan butuh bisa mengkomunikasikan pesan politik ke publik, medsos saya kira bisa efektif," kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Eko Suwanto, beberapa saat lalu (Sabtu, 30/7).

Hal ini disampaikan Eko terkait pelatihan ciber army selama dua hari dengan bekerja sama FNS. Peserta pelatihan banyak mendapatkan materi berupa pemahaman media sosial dan strategi pemanfaatan media sosial secara efektif.


Sesuai dengan garis perjuangan partai, kata Eko, setiap kader partai diwajibkan untuk bisa memahami rakyat, menghimpun semangat dan mengkonsolidasikan kemauan. Melalui media sosial, bisa juga langkah untuk mengorganisir dan mendidik rakyat memiliki kesadaran politik. Kader harus bisa juga menanamkan keyakinan atas kemampyan rakyat dan mengolah semua tenaga jadi satu gerak politik.

"Media sosial bisa juga jadi alat menggerakan rakyat untuk berjuang bersama dan mengawal kerja politik ideologis yang membumi," kata Eko Suwanto.

Di era kemajuan teknologi komunikasi, sambung Eko, pola interaksi yang terjadi di ranah virtual dan wacana yang ada di medsos sering menjadi rujukan media mainstream. Semua bisa mudah bersuara dan berpendapat. Partisipasi politik bisa disalurkan lewat beragam platform medsos yang ada. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya