Berita

PDI Perjuangan Perkuat Kinerja Dewan Untuk Rakyat

MINGGU, 31 JULI 2016 | 15:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan terus memperkuat dan meningkatkan kualitas seluruh anggota legislatifnya. Salah satunya dengan bimbingan teknis kepada seluruh anggota dewan secara intensif.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat memberikan pengarahan pada acara bimbingan teknis anggota DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota dari PDI Perjuangan se-Jawa Timur di Batu, Jawa Timur (Minggu, 31/7).

Dalam bimbingan teknis yang digelar DPD PDI Jawa Timur dan bertemakan "Implementasi Peran dan Fungsi DPRD dalam Mewujudkan Nawacita" ini, Hasto mengingatkan bahwa wajah kerakyatan dan kebudayaan partai untuk membangun harapan kolektif rakyat agar hidup lebih makmur menjadi tanggung jawab PDIP. Karena itu, Ssluruh anggota dewan harus untuk meningkatkan disiplin kader, menampilkan pemimpin yang jujur dan merakyat, dan menjadikan rakyat sebagai satu-satunya orientasi pengabdian.


"Anggota legislatif sebagai petugas Partai telah mendapatkan mandat dari Ibu Megawati Soekarnoputri untuk menampilkan wajah politik baru, yakni menyatu dan hadir di tengah problematikan rakyat secara langsung. Perbaikan rumah kumuh, pendayagunaan lahan kosong untuk hal-hal yang produktif, gotong royong perbaikan saluran air dan fasilitas publik, pembuatan perpustakaan, apotik hidup dan lainnya adalah contoh wajah kerakyatan Partai," tambahnya.

Hasto mengingatkan bahwa berpolitik adalah penggunaan kekuasaan untuk menyelesaikan masalah rakyat dan sekaligus membangun masa depan yang lebih baik.

"Justru ketika kita berada di dalam pemerintahan, perjuangan kepartaian lebih berat. Sebab selain harus mendorong suksesnya kerja pemerintah, PDIP juga dituntut untuk terus menerus memperbaiki diri melalui peningatan disiplin dan kualitas anggota agar wajah kerakyatan dan kebudayaan Partai semakin dirasakan oleh rakyat," lanjut Hasto.

Bimbangan teknis yang berlangsung tiga hari ini di diikuti oleh 334 anggota legislatif PDIP se-Jawa Timur.‎ [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya