Berita

Tsamara Amany/net

Politik

Pendukung Ahok: Tiga Parpol Datang Di Tengah Jalan

SABTU, 30 JULI 2016 | 09:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Walau sudah memutuskan maju jalur politik dan mengingkari 1 juta KTP warga Jakarta yang diklaim Teman Ahok, namun bagi pendukungnya, Basuki Purnama (Ahok) tetap melakukan perubahan tatanan demokrasi.

"Kenapa Teman Ahok kumpulkan 1 juta KTP kan ada ceritanya, seluruh parpol kan berseberangan dengan Pak Ahok saat dia melawan begal politik dalam kasus pengadaan UPS. Kami takut gubernur beprestasi tidak bisa maju ke pilkada," kata Jurubicara Komunitas Pendukung Ahok (Kompak), Tsamara Amany, dalam diskusi KTP untuk Teman Parpol di Cikini, Jakarta, Sabtu (30/7).

"Pengumpulan KTP dimulai Juni 2015, waktu itu parpol-parpol berseberangan dengan Ahok. Saat itu kami sadar kalau dibiarkan maka Ahok tak akan maju," tambahnya.


Dalam proses pengumpulan 1 juta KTP itu, klaimnya, datanglah parpol-parpol yaitu Nasdem, Hanura dan Golkar menyatakan dukungan ke Ahok.

"Kenapa akhirnya Pak Ahok memutuskan parpol? Karena tiga parpol itu akhirnya tunduk kepada kehendak rakyat. Pak Ahok memberi apresiasi, dan disinilah Pak Ahok mengubah tatanan demokrasi yang ada," ujarnya. [ald]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya