Berita

Partai Golkar Gelar Halal Bil Halal Bersama 15.000 Anak Yatim

SELASA, 26 JULI 2016 | 07:04 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Angkatan Muda Partai Golkar dan kader muda Partai Golkar lainnya harus mempelopori gerakan kekaryaan dan kerja-kerja yang menyentuh sosial-kemasyarakatan.

Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto, dalam acara Halal Bi Halal yang diselenggarakan PP AMPG dan KNPI di Stadion Jatidiri Semarang Jawa Tengah. Setya pun menilai acara yang juga disertai dengan mengadakan santunan 15.000 anak yatim ini merupakan langkah yang patut diapresiasi.

"Kader-kader muda Partai Golkar harus menunjukan kepeloporannya dalam berjuang membesarkan Partai GOLKAR" kata Novanto dalam sambutannya (Senin, 25/7).


Mantan Ketua DPR RI ini pun menginstrusikan kepada seluruh DPD Partai Golkar se-Indonesia untuk segera memperkuat AMPG sebagai organ Partai GOLKAR.

Halal bi Halal Keluarga Besar Partai Golkar 15.000 anak yatim yang diselenggarakan Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Selain Novanto, hadir dalam acara ini, Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid, Ketua Umum AMPG Fahd El Fouz A Rafiq, dan sejumlah pengurus DPP Partai Golkar antara lain Yorrys Raweyai, Roem Kono, Robert Kardinal, Ahmad Hidayat Mus, Ace Hasan Syadzily dan Ketua DPD Partai GOLKAR Jawa Tengah Wisnu Suhardono serta anggota Fraksi Partai Golkar asal Jawa Tengah, Mujib A Rochmat, Noor Achmad, Bowo Sidik Pengarso.

Pada bagian lain, Novanto memberikan motivasi kepada anak-anak yatim piatu.

"Anak Yatim piatu tidak menjadi halangan untuk maju menjadi sukses. Banyak kisah  yang menunjukan kesuksesan dan keberhasilan karena kemauan dan kerja keras untuk belajar meraih cita-cita," kata Novanto.

Dalam acara tersebut Ketua Umum DPP Partai Golkar dan beberapa anggota DPR RI menyerahkan bantuan sepeda kepada beberapa anak-anak Yatim piatu yang dapat menghafal beberapa ayat al-Quran. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya