Berita

Khofifah Indar Parawansa/net

Pertahanan

Khofifah: Semua Warga Bangsa Sebaiknya Berada Di Garis Tengah

RABU, 20 JULI 2016 | 05:41 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Organisasi massa (ormas) Islam harus memiliki sikap garis tengah (wasathiyah), tidak radikal kanan maupun kiri, dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Ormas Islam dan seluruh warga bangsa harus menjadi mediasi terhadap kemungkinan adanya kelompok radikal kanan maupun kiri, hendaknya berada di garis tengah," ujar Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, dalam pembukaan Muktamar III Wahdah Islamiyah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (19/7).

Tidak hanya bagi komunitas muslim, lanjut Mensos, tetapi semua warga bangsa dan Wahdah Islamiyah termasuk di dalam garis tengah. Warga mayoritas harus menjadi mainstream tidak hanya pada satu komunitas.


"Adanya berbagai interaksi, ketika ada dinamika sosial, budaya, politik dan ekonomi, akan terjadi keseimbangan yang dinamis di manapun kita berada dengan membangun keserasian baru," ucapnya, dikutip dari rilis Humas Kemensos.

Dia meminta, pada kondisi apapun baik radikal kiri maupun kanan mesti didorong ke garis tengah, sehingga menjadi equilibrium dynamic baru.

Semengat dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara tidak lepas dari referensi norma-norma agama yang menjadi bagian dari basis kehidupan sosial maupun politik.

"Dalam Pancasila, Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa sudah jelas menjadi equilibrium dynamic ketika kontrakasi-kontraksi terjadi," terangnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya