Berita

abu sayyaf/net

Pertahanan

Ketua DPR: Sikat, Babat Habis Abu Sayyaf!

RABU, 13 JULI 2016 | 14:22 WIB | LAPORAN:

Ketua DPR RI, Ade Komarudin atau Akom, mulai geram dengan aksi Abu Sayyaf yang kembali menyandera warga negara Indonesia (WNI).

Selama ini ia lebih menyarankan jalur diplomasi untuk menyelesaikan penyanderaan yang berkali-kali menimpa WNI dilakukan Abu Sayyaf.

Namun, merespons penyanderaan terakhir yang terjadi Sabtu lalu (9/7), Akom terlihat "gerah".


Ia mendesak pemerintah RI untuk mengambil langkah musyawarah dengan pemerintah Filipina agar militer Indonesia bisa melakukan upaya pembebasan di wilayah mereka.

"Kemarin kita sudah pendekatan cukup persuasif, ternyata dikasih hati minta jantung. Koordinasi dengan negara lain, sikat, babat habis," tegasnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/7).

"Masa negara sebesar ini tidak bisa bermusyawarah (dengan Filiphina)," ucapnya.

Akom juga mengatakan bahwa dia tidak yakin kelompok Abu Sayyaf adalah teroris. Menurutnya Abu Sayyaf adalah bandit yang berkedok terorisme.

"Mungkin bekas didikan terorisme tapi mereka tidak lagi melakukan tindakan yang basisnya ideologi tapi soal merampok. Ya, harus sikat," tambahnya.

Karenanya, Akom berjanji akan meminta Komisi I DPR RI untuk menanyakan ke pemerintah untuk kemungkinan mengambil opsi militer pembebasan sandera.

"Operasi militer kalau perlu, dan koordinasi, lakukan diplomasi untuk masuk," pungkasnya. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya