Berita

luhut panjaitan/net

Pertahanan

PENYANDERAAN WNI

Tiga WNI Disandera, Luhut Pimpin Rapat Kordinasi

SENIN, 11 JULI 2016 | 14:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, memastikan pemerintah segera merespons terulangnya penyanderaan terhadap WNI.

"Siang ini kami akan lakukan rapat kordinasi dipimpin Menko Polhukam (Luhut Panjaitan) dalam upaya pembebasan sandera, dan tiap perkembangan akan kami sampaikan pada kesempatan pertama," ujar Retno dalam jumpa pers di Jakarta, beberapa saat lalu.

Penyanderaan terhadap WNI kembali terjadi. Kali ini di Perairan Felda Sahabat, Lahad Datu, Malaysia pada Sabtu (9/7) pukul 23.30 waktu setempat.


Pelakunya lima orang. Mereka bersenjata dan diduga kuat anggota kelompok Abu Sayyaf.

Para penyandera menyerbu kapal pukat berbendera Malaysia yang berisi tujuh ABK. Tiga orang, yang semuanya WNI, dibawa pergi. Sedangkan empat orang lainnya dibebaskan.

Diperkirakan, sandera dibawa ke arah Perairan Tawi-tawi, Filipina.

"Kejadian ini tidak dapat ditolerir. Harus ada upaya serius, sekali lagi upaya serius, oleh pemerintah Filipina dan Malaysia, dan pemerintah RI siap membantu upaya pembebasan dengan mengutamakan keselamatan sandera," jelasnya. [ald]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya