Berita

Abdul Sattar Edhi/net

Dunia

Tokoh Kemanusiaan Abdul Sattar Edhi Wafat Di Karachi

SABTU, 09 JULI 2016 | 10:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tokoh kemanusiaan dari Pakistan, Abdul Sattar Edhi (88), dikabarkan telah meninggal dunia karena gagal ginjal, pada Jumat (8/7).

Karena pelayanannya kepada kemanusiaan, Abdul Sattar Edhi sering disebut sebagai "Ibu Teresa dari Pakistan".

Berita kematiannnya disampaikan pihak keluarga. Anak almarhum, Faisal Edhi, sebelumnya mengatakan bahwa ayahnya berada dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif sebuah rumah sakit di Karachi.


Kondisinya memburuk di sore hari ketika ia mengalami kesulitan bernafas saat menjalani dialisis di Sindh Institute of Urology and Transplantation.

Selama hidupnya, Edhi berperang melawan sikap anti kemanusiaan. Dia tidak mempedulikan latar belakang politik, tidak pernah mengeluarkan fatwa, menyerukan anti keserakahan.

Pada bulan Juni, dia menolak tawaran dari mantan presiden, Asif Ali Zardari, untuk perawatan di luar negeri. Ia mengaku hanya ingin dirawat di sebuah rumah sakit pemerintah di Pakistan.

Edhi, lahir tahun 1928 di sebuah desa bernama Bantva, yang sekarang adalah kawasan Gujarat, India.

Pada tahun 1986, dia menerima Ramon Magsaysay Award untuk pelayanannya kepada kemanusiaan.

Yayasannya mengoperasikan layanan ambulans, panti asuhan, tempat penampungan perempuan, apotik dan rumah duka di beberapa kota di Pakistan. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya