Berita

Politik

Makan-makan Mewah Teman Ahok Jadi Pergunjingan Di Twitter

JUMAT, 08 JULI 2016 | 06:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Akun twitter resmi kelompok Teman Ahok (@temanahok), yang adalah organisasi pendukung calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama alias Ahok, baru saja bikin heboh.

Admin dari akun twitter itu mengunggah sebuah foto bon pembayaran makan di sebuah resor mewah, di Villa Dining, Banyan Tree Bintan.

Dalam cuitannya @temanahok menulis: "selamat liburan teman2.. hati2 yah, jgn sampai jadi korban getok harga kyk ini.. " sambil menyertakan foto bon pembayaran makan senilai Rp 3,6 juta.


Dalam struk yang menyertakan lokasi resor di Lagoi, Bintan, tertanggal 5 Juli 2016 tersebut, tercantum pembayaran untuk 7 gelas es teh yang per porsinya seharga Rp 98 ribu, 7 porsi nasi goreng yg harga per porsinya Rp 355.999, 1 porsi mie goreng seharga  Rp 321.000 dan biaya F&B delivery senilai Rp 130.000 dengan total tagihan Rp 3.628.994.

Postingan di twitter itu mendapat tangggapan beragam dari netizen. Ada yang menasihati, ada pula yang mengecam atau menyindir.

"itu sih kesalahan kalian, bukan digetok!! makan di restoran resor mewah dgn standar harga u/ turis asing,” tulis salah satu pemilik akun twitter atas nama @sarifidris.

Ada juga yang memberi informasi bahwa berlibur di tempat itu pantas mendapat harga selangit.

"harga wajar tuh min, rate kamarnya aja 6-15jt/mlm. Lagoi target pasarnya turis sg & malaysia, htl pma & resort 5* sih jd ga kaget,” tulis @Deny_Wijaya
 
Ada juga dari para pemilik akun twitter yang menuding liburan di resor mewah itu sebagai hasil aliran dana reklamasi Teluk Jakarta.

Sementara akun @farry menasihati dengan mengatakan, "jangan pakai akun resmi untuk curhat pribadi gak profesional."

Saat berita ini dilaporkan, cuitan dan gambar bon dengan harga selangit tersebut sudah dihapus oleh @temanahok,  meskipun masih terbaca dalam retweet.

Tetapi beberapa netizen sepertinya sempat menyimpan gambar yang disebarkan dan akhirnya menjadi perbincangan di jagat medsos.

Menyusul polemik terjadi, admin Teman Ahok sempat menyatakan minta maaf karena mereka tak paham harga mahal itu dianggap normal di kawasan wisata tersebut.

"yah, kita minta maaf ya. kita ga tau kalo bisa segitu mahalnya ternyata normal. maklum ga pernah. *mimin off*,” tulis mereka.

Pernyataan itu malah memancing lagi sindiran lebih taja. Salah satunya dari akun ‏@tulswib.

"@temanAhok kalian kan punya tanggung jawab moral ke pengirim KTP, lah kok malah buat mainan. Ya mending mainnya pas, ini malah alay,” tulis akun itu.

Polemik soal dana tak wajar yang dimiliki kelompok itu baru saja mencuat di tengah publik, padahal mereka mengaku membiayai sendiri kegiatan mereka mendukung Ahok lewat penjualan suvenir.

Dugaan aliran dana puluhan miliar dari perusahaan properti di reklamasi Teluk Jakarta sempat diungkap politisi PDI Perjuangan, Junimart Girsang, dan ternyata dari sebelumnya menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Para pendiri Teman Ahok sendiri mengaku membayar kerja para relawan dengan pendapatan jutaan rupiah per orang tiap bulannya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya