Berita

ilustrasi/net

Dunia

Bangladesh Kembali Diteror, Bom Meledak Di Dekat Jemaah Idul Fitri

KAMIS, 07 JULI 2016 | 14:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebuah bom meledak tidak jauh dari kerumunan jemaah yang sedang melaksanakan salat Idul Fitri di Distrik  Kishoreganj, Bangladesh.

The Indian Express
melaporkan, bom itu menewaskan setidaknya satu orang petugas kepolisian, satu orang sipil, dan melukai sedikitnya 12 orang lain.

Bom itu meledak dekat lokasi 200.000 orang berkumpul di kawasan sebuah sekolah di distrik Kishoreganj utara.


Sebuah stasiun TV swasta di wilayah itu sempat merekam kejadian tembak-menembak antara polisi dan kelompok penyerang.

"Mereka melemparkan bom ke sebuah pos pemeriksaan polisi. Seorang polisi tewas dalam ledakan itu. Satu penyerang tewas dan seorang lainnya ditangkap," ungkap seorang perwira polisi, Mahbubur Rahman, kepada kantor berita AFP.

Kepala distrik, Azimuddin Biswas, dikutip Al Jazeera, mengatakan, teror itu tidak terlalu mempengaruhi jamaah Idul Fitri.

Sampai sekarang belum ada pihak yang secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Serangan ini terjadi setelah enam orang bersenjata menyandera orang-orang sipil di sebuah kafe di Dhaka, ibukota Bangladesh, pada Jumat malam (1/7).

Penyanderaan itu menewaskan 22 orang dari beberapa kewarganegaraan.  Lima penyerang tewas ditembak pasukan Bangladesh, dan salah satunya berhasil ditangkap hidup-hidup.

Meskipun, kelompok militan ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi Menteri Dalam Negeri Bangladesh telah membantah keterlibatan mereka. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya