Berita

ist

Pertahanan

TNI Siap Amankan Idul Fitri

RABU, 06 JULI 2016 | 03:10 WIB | LAPORAN:

RMOL. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan atensi khusus dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1437 Hijriyah.

Beberapa tindakan yang dilakukan TNI untuk mengantisipasi segala bentuk ancaman dan gangguan saat Idul Fitri yaitu dengan menyiagakan kekuatan sebanyak 38.670 personel TNI sambil memperketat pengamanan internal markas satuan masing-masing.

Seperti dilansir Puspen TNI (Selasa, 5/7), dalam rangka melakukan langkah preventif dari ancaman terror bom bunuh diri yang marak terjadi dan mengedepankan sinergitas TNI-Polri, Panglima TNI mengerahkan kekuatan sebanyak 2.110 prajurit di Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Polri untuk pengamanan rangkaian Idul Fitri.


Menyikapi potensi ancaman penerbangan dan bandar udara Jenderal Gatot Nurmantyo menggelar kekuatan sebanyak 3.179 Prajurit di sejumlah Bandar Udara baik secara terbuka maupun tertutup bekerja sama dengan Polri dan pamdal jajaran Angkasa Pura Kementerian Perhubungan, sementara secara khusus pada Bandara Internasional Soekarno-Hatta, TNI memprioritaskan Pengamanan dengan pengerahan kekuatan 650 personel TNI.

Lebih lanjut sebagai upaya konkrit mengedepankan cegah dan deteksi dini Jenderal Gatot Nurmantyo memerintahkan seluruh jajaran intelijen dan komando kewilayahan meningkatkan pemantauan situasi wilayah.

Adapun komposisi kekuatan siap operasi pengamanan Idul Fitri untuk TNI AD adalah dua SSY, 284 SSK, 101 SST, 5670 personel Kodam IV Diponegoro dan 1 tim Penerbad. Selanjutnya untuk TNI AL adalah tiga unit PKR, enam unit KCR, empat patroli cepat, dua LPD, enam LST, satu unit PR, satu unit AT TBN, dua unit Pesawat udara penerbal, 9 SSK, empat tim Taifib dan dua tim Denjaka. Sementara untuk TNI AU mengerahkan 41 SSK dan 22 SST.

Dalam gelar kekuatannya personel TNI yang dikerahkan dilengkapi dengan sarana dan prasarana baik persenjataan dan alutsista TNI. Selaras dengan hal itu untuk komando dan pengendalian Pengamanan Bandara dikendalikan oleh Pangkoops AU I di Jakarta dan Pangkoops II di Makassar. Sementara untuk pengamanan wilayah dan pengamanan pangkalan dikendalikan oleh Pangkotama operasi TNI dan komandan satuan masing-masing. [wah] 

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya