Berita

ilustrasi/net

Pertahanan

Teror Bom Solo Usik Ketenangan Umat Agama

SELASA, 05 JULI 2016 | 17:23 WIB | LAPORAN:

Teror bom yang terjadi di Madinah dan dua tempat lainnya di Arab Saudi, telah mengusik ketenangan umat beragama.

Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Rofi Munawar menjelaskan bahwa ledakan bom yang berjarak sekitar 400-500 meter dari Komplek Mesjid Nabawi tersebut tidak mengenal tempat dan waktu. Hal itu karena dilakukan di salah satu pusat kegiatan ibadah umat Islam dan menjelang idul Fitri.

"Kekerasan ini telah menyentuh pusat aktivitas agama umat Islam yang sangat sensitif. Pemerintah Arab Saudi, khususnya, dan komunitas internasional, umumnya, perlu usaha yang serius untuk mencegah beragam aksi lanjutan yang mungkin terjadi," jelas Rofi di Jakarta, Selasa (5/7).


"Karena teror ini, sesungguhnya, merupakan upaya dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menciptakan ketakutan secara massif dan terencana."

Rofi juga menilai kejadian bom tersebut sebagai bentuk penyerangan terhadap area vital Umat Islam, sebagaimana yang terjadi pula di Palestina dengan ragam terornya terhadap keberadaan Masjid Al-Aqsha.

"Kekerasan melalui teror bom dan aksi penembakan di dunia, semakin massif akhir-akhir ini. Ironisnya kini bukan hanya menyasar objek vital atau fasilitas publik namun juga pusat kegiatan umat agama. Konteks dan motifnya sudah semakin kompleks," ucap Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII ini.

Diketahui, bom bunuh diri Madinah terjadi tidak berselang lama dari aksi teror di Bangladesh dan renteten bom di Turki sebelumnya.

"Jika diperhatikan secara seksama, kejadian tersebut seperti serial yang memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Saya harap juga media memberitakan kejadian ini secara proporsional dan berdasarkan nilai-nilai fairness (keadilan).

Sejauh ini Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi telah merilis identitas Pelaku bom bunuh diri sebelumnya di Jeddah sebagai Abdullah Kolzar Khan, seorang Warga Negara (WN) Pakistan. [sam] 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya