Berita

sheikh hasina/net

Dunia

PM Bangladesh: Enam Teroris Tewas Di Tempat, Satu Ditangkap Hidup-hidup

SABTU, 02 JULI 2016 | 13:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina, mengonfirmasi bahwa 13 orang sandera dibebaskan dari penyanderaan  di kafe Holey Artisan Bakery, di Dhaka, Bangladesh.

"Kami menyelamatkan 13 orang. Sedangkan teroris ini, enam dari mereka tewas di tempat, mereka tewas di sana," kata Hasina dalam konferensi persnya, Sabtu (2/7).

Hasina juga mengatakan salah satu teroris berhasil ditangkap hidup-hidup.


Soal jumlah sandera yang dibebaskan ini sempat simpang siur setelah Brigjen. Mujibur Rahman yang mengawasi operasi pasukan pembebasan sandera menyebut ada 14 sandera yang diselamatkan.

Al Jazeera menyebutkan, di antara mereka yang diselamatkan termasuk dua warga Sri Lanka dan seorang warga Jepang yang terluka.

Pejabat militer lainnya, Letnan Kolonel Tuhin Mohammad Masud, kepada Associated Press, mengatakan, ada korban luka di antara para sandera yang dibebaskan.

Pemerintah Jepang, yang warganya ada di antara para sander, menyatakan salah satu warganya telah diselamatkan, namun ada tujuh orang lain yang masih belum ditemukan.

Meski kelompok Islamic State atau ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan teror itu, tapi beberapa pejabat keamanan Bangladesh meragukan klaim itu. Keraguan serupa diutarakan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya