Berita

foto: al Jazeera

Dunia

Kembali Terdengar Tembakan Dari Lokasi Penyanderaan Di Dhaka

SABTU, 02 JULI 2016 | 10:16 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Suasana penyanderaan sekitar 20 orang di kafe Holey Artisan Bakery, di Dhaka, Bangladesh, belum berakhir.

Suara tembakan senjata api dilaporkan terdengar dari dalam kafe tersebut pada Sabtu pagi waktu setempat. Media-media lokal memberitakan bahwa kepolisian mencoba menyerbu masuk ke kafe itu.

Saksi mata, Fayad Munaim, mengaku kepada CNN mendengar suara rentetan tembakan dari arah Holey Artisan Bakery, kurang lebih selama 10 menit.


Saksi lain menyebut ada satu orang terluka yang dievakuasi dari lokasi penyanderaan itu usai suara tembakan itu terdengar.

Sedangkan Al Jazeera melaporkan bahwa kelompok Islamic State atau ISIS yang telah mengklaim serangan itu, mempublikasi foto korban warga negara asing yang tewas dibunuh dalam serangan di kafe tersebut.

Dikonfirmasi oleh Dubes Italia untuk Bangladesh, Mario Palma, bahwa ada tujuh warga negaranya yang menjadi sandera dalam kejadian itu.

"Itu serangan bunuh diri. Tidak ada ruang negosiasi," tegas Palma.

Jumat malam waktu Dhaka, sekelompok teroris bersenjata menyandera sekitar 20 orang di sebuah kafe di tengah kawasan diplomatik di ibukota Bangladesh itu.

Penyanderaan diwarnai baku tembak yang menewaskan dua orang perwira polisi dan melukai 40 orang lain yang kebanyakan warga sipil.

Meski kelompok Islamic State atau ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan teror itu, seperti diklaim lewat media Amaq, tapi beberapa pejabat keamanan Bangladesh meragukan klaim itu. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya