Berita

ilustrasi/net

Dunia

ISIS Diragukan, Lebih Mungkin Al Qaeda Pelaku Serangan Di Dhaka

SABTU, 02 JULI 2016 | 07:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ikut bicara terkait situasi serangan teroris dan penyanderaan sekitar 20 orang, kebanyakan orang asing, di Dhaka, Bangladesh.

Meskipun syudah ada klaim yang menyatakan ISIS bertanggung jawab atas kejadian itu, Deplu AS mengatakan hal itu belum bisa dikonfirmasi.

Juru bicara Deplu AS, John Kirby, mengatakan pihaknya sedang menganalisa informasi seputar kejadian itu.


Pejabat intelijen AS menyatakan kepada CNN, analisanya berdasar pengalaman operasi di Bangladesh lebih meyakini kelompok Al Qaeda yang berada di balik ini, bukan ISIS.

"Ini adalah analisis awal, bukan kesimpulan berdasarkan informasi terbaik yang tersedia," kata pejabat itu.

Ia mengatakan, Al Qaeda di kawasan India dan sekitarnya lebih menunjukkan kehadirannya di Dhaka, ketimbang ISIS, selama beberapa bulan terakhir.

Sejauh ini, semua serangan teroris terhadap Bangladesh berlangsung di Dhaka. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya