Berita

ilustrasi/net

Politik

Habis Lebaran Tiga Menteri Dipecat, Golkar Dan PAN Masuk?

SABTU, 02 JULI 2016 | 07:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kabar tentang rencana perombakan kabinet belum juga terbukti, namun tetap berkembang dan kian detail.

Bahkan informasi terbaru yang didapatkan redaksi menyebut waktu dan tempat di mana reshuffle itu akan diumumkan.

Disebutkan, Presiden Joko Widodo dijadwalkan mengumumkan susunan kabinet barunya setelah hari raya Idul Fitri, persisnya 14 Juli mendatang. Tempatnya, di Istana Bogor.


Ada lima menteri yang bakal dikeluarkan dari kabinet atau hanya bergeser pos kementerian.

Salah satu pejabat yang bergeser pos adalah Rini Soemarno. Bekas orang dekat Megawati Soekarnoputri ini memang punya hubungan tak baik dengan PDI Perjuangan. Tetapi informasi terbaru meyakini Rini tidak akan ditendang Jokowi, melainkan hanya digeser menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Teten Masduki.

Pengganti Rini adalah ekonom perempuan, Hendri Saparini, yang saat ini masih menjabat Komisaris PT. Telkom.

Lalu ke mana Teten Masduki? Dia akan menggantikan kader Nasdem, Ferry Mursyidan Baldan di posisi Menteri Agraria dan Tata Ruang.

Ferry sendiri disebut-sebut tidak akan dipertahankan Jokowi di kabinetnya alias out.

Satu lagi menteri yang diprediksi akan ditendang dari kabinet adalah Marwan Ja'far, kader PKB yang masih menjadi Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi atau biasa disebut Mendes.

Pengganti Marwan adalah Sekjen Partai Golkar hasil Munaslub Golkar di Bali, Idrus Marham. Ini adalah konsekuensi pilihan Golkar di bawah Setya Novanto mendukung pemerintahan Jokowi-JK.

Rumor ini juga menyebut Partai Amanat Nasional (PAN) akan mendapat bagian di eksekutif lewat kadernya, Mulfachri Harahap. Ketua Fraksi PAN di DPR ini disebut diplot sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggusur kursi Yuddy Chrisnandi.

Yudi kemungkinan akan digeser menjadi Kepala Penasihat Wakil Presiden JK, menggantikan posisi Sofyan Wanandi.

Juga disebutkan bahwa JK kurang setuju dengan mutasi Yuddy dan masih berjuang untuk mempertahankan Yudi Krisnandi di posisi Menteri PANRB.

"Bila JK berhasil maka Mulfachri akan digeser jadi Menteri Pemuda dan Olahraga menggantikan Imam Nahrawi yang keluar dari kabinet," begitu informasi lewat jaringan komunikasi WhatsAppp yang diterima redaksi. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya