Berita

tito karnavian/net

Pertahanan

Turun Ke Bawah Akan Jadi Perintah Pertama Tito

JUMAT, 01 JULI 2016 | 12:26 WIB | LAPORAN:

Komjen Pol Tito Karnavian, yang dipastikan bakal dilantik presiden menjadi Kapolri baru, telah menyiapkan perintah untuk semua anak buahnya bila ia telah resmi menjabat.

"Saya akan meminta para pimpinan kewilayahan untuk banyak turun ke bawah, kemudian bersentuhan dengan masyarakat, memperbanyak dialog-dialog dengan masyarakat," kata Tito yang sampai kini masih menjabat Kepala BNPT, di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Jumat (1/7).

Program turun ke bawah itu diakui Tito berdasarkan pengalamannya memimpin Polda Papua dan Polda Metro Jaya.


"Pola-pola itu akan saya minta untuk diteruskan. Saya yakin Polda-polda melakukan banyak, ada juga yang belum maksimal," tambah Tito.

Menurut Tito, pada prinsipnya, Polri harus membangun komunikasi dengan masyarakat untuk memahami harapan publik. Selain itu, harus rajin mengamati suara publik di media-media massa maupun media sosial.

"Sekarang era keterbukaan. Melihat suara publik selain langsung juga melalui media massa, konvensional maupun sosial media. Saya harapkan teman-teman berupaya untuk menyatukan visi, menyadari tingkat kepercayaan publik kepada polisi saat ini relatif rendah," jelasnya.

Kepercayaan yang rendah dari masyarakat, bagi Tito, tidak menguntungkan bagi Polri di era demokrasi.

"Public perception is a matter. Jadi suara publik sangat penting didengar untuk survive," tambahnya.

Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, Tito menyatakan banyak cara demi merespons dengan cepat keinginan publik. Bisa dengan langkah-langkah nyata di lapangan maupun menanggapinya di media konvensional maupun media sosial.

"Ada program-program untuk menganalisa media. Kita bisa melihat trending topic-nya dan sentimen negatifnya. Yang negatif harus kita respons, jangan didiamkan," tegasnya. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya