Berita

taufiqulhadi

Pertahanan

TITO CALON KAPOLRI

Kerjasama Dengan TNI Dan Kelompok Anti Pancasila Jadi Catatan

JUMAT, 24 JUNI 2016 | 11:11 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Setelah fit and proper test terhadap calon Kapolri, Komjen Pol Tito Karnavian, di Komisi III DPR kemarin (Kamis, 23/6) berjalan mulus, Tito tinggal selangkah lagi menjadi Kapolri.

Jika tiada aral melintang, DPR akan menggelar Rapat Paripurna tentang persetujuan Komisi III terhadap Tito sebagai Kapolri baru pada Senin depan (27/6).

Melihat kian dekatnya Tito pada jabatan penting itu, Fraksi Nasdem di DPR memberi beberapa catatan kepada mantan Kapolda Papua itu. Salah satunya tentang kerjasama Polri dengan TNI dalam pemberantasan teroris.


Anggota Komisi III, Taufiqulhadi, memberi apresiasi tinggi atas segala upaya kepolisian untuk memburu teroris Santoso di belantara hutan Poso, Sulawesi Tengah. Meski begitu, sampai hari ini polisi belum berhasil menangkap Santoso.

Taufiq mempertanyakan apakah nantinya jika Tito terpilih ia akan meminta bantuan TNI atau tetap percaya dengan kekuatan yang dimiliki kepolisian.

Terkait itu, ia mencermati gaya Densus 88 saat melakukan penggerebekan teduga teroris yang layaknya di medan perang alias berlebihan.

Taufiq ingatkan bahwa keterlibatan TNI dalam pemberantasan terorisme juga tengah dalam pembahasan serius di proses revisi UU anti terorisme.

Selain terorisme, catatan penting yang jadi tantangan Tito ke depan adalah soal perilaku intoleran dari sebagaian warga dan organisasi yang anti Pancasila.

Taufiq meminta Tito menunjukkan cara terbaik dalam mengatasi organisasi yang jelas-jelasan ingin mendirikan khilafah. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya