Berita

sutopo purwo nugroho/net

Nusantara

Banjir Surut, Status Padang Masih Tanggap Darurat

JUMAT, 17 JUNI 2016 | 21:07 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK


RMOL. Banjir yang terjadi di Kabupaten Pariaman dan Kabupaten Agam sudah surut. Tidak ada warga yang mengungsi lagi. Mereka sudah kembali ke rumah masing-masing.

"Masyarakat masih membersihkan rumah dari lumpur dan mengeringkan perabotan rumah yang basah," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dalam pesan singkat yang dipancarluaskan kepada media, Jumat (17/6).

Banjir yang terjadi di dua kabupaten itu terjadi, Kamis (16/6). Kota Padang lumpuh selama sekitar 8 jam akibat bajir yang tingginya mencapai 50-150 cm tersebut.

Banjir yang terjadi di dua kabupaten itu terjadi, Kamis (16/6). Kota Padang lumpuh selama sekitar 8 jam akibat bajir yang tingginya mencapai 50-150 cm tersebut.

Risman (63) juga dikabarkan meninggal dunia akibat terpeleset saat terjadi banjir. Korban adalah warga Jln. Mustika 12 Kel. Ampalu Pegambiran Nan XX Kec. Lubuk Begalung. Selain itu 3 orang dilaporkan hanyut dan belum ditemukan. Kerugian material akibat banjir masih dalam pendataan oleh BPBD.

Sutopo melanjutkan, sebanyak 740 personil dari tim gabungan dari BPBD, Lantamal, Kodim 0312, Polri, Basarnas, Tagana, PMI, TRC Semen Padang, KSB, Pramuka Peduli dan unsur kebencanaan lainnya terlibat dalam penanganan darurat.

"Walikota Padang telah memberlakukan masa tanggap darurat tanggal 17-24 Juni 2016. Tim Reaksi Cepat BNPB telah berada di Kota Padang dan menyerahkan bantuan dana siap pakai sebesar Rp 200 juta untuk BPBD Provinsi Sumatera Barat dan Rp 300 juta untuk BPBD Kota Padang. Bantuan dana siap pakai tersebut digunakan untuk operasional penanganan darurat bencana," jelasnya.

Untuk hari ini, menurut Sutopo, diadakan rapat koordinasi Tim BNPB, BPBD Prov.Sumbar, BPBD Kota Padang, Dinas Sosial dan relawan.

"Distribusi pembagian paket makan buka puasa dan  sahur bagi warga terdampak dilakukan. Untuk mendukung distribusi makanan siap saji tersebut maka didirikan dapur umum lapangan," lanjutnya.

Meskipun banjir telah surut, lanjut dia, masyarakat diimbau untuk tetap waspada. BMKG memperkirakan selama tiga hari ke depan, curah hujan lebat berpotensi di wilayah Sumatera.
SUtopo melanjutkan, masih menghangatnya suhu muka laut di atas normal perairan Indonesia barat, masuknya aliran massa udara basah dari Samudera Hindia di maritim kontinen Indonesia, dan lemahnya aliran masa udara dingin Autralia di wilayah Indonesia, diperkirakan memberikan kontribusi pada peningkatan curah hujan.

"Selain itu dengan adanya daerah perlambatan, pertemuan dan belokan angin di wilayah Sumatera dan Kalimantan mengakibatkan kondisi atmosfer menjadi tidak stabil sehingga meningkatkan potensi petir dan angin kencang," jelasnya.

"Dengan kondisi potensi hujan lebat tersebut maka banjir, longsor, dan puting beliung dapat berpotensi terjadi di beberapa daerah." [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya