Perdana Menteri Norwegia, Erna Solberg resmi membuka The Oslo Exchange REDD (Reducing Emissiion from Deforestation and Degradation) Conference, di Kota Oslo, Norwegia, Rabu (15/6), waktu setempat. Konferesi tentang pertukaran pengalaman dalam berbagai kegiatan penurunan emisi gas rumah kaca dari deforestasi dan degradasi ini dihadiri sekitar 500 peserta dari 150 negara.
Dalam sambutannya, Solbern menegaskan bahwa dalam implementasi pembangunan berkelanjutan secara simultan selain meningkatkan pertumbuhan ekonomi diperlukan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perlindungan lingkungan, hutan dan gambut.
Investasi hijau harus dikembangkan kerja sama antara pemerintah, swasta dan masyarakat. Masyarakat adalah tulang punggung utama dalam menjaga hutan. Model kemitraan pengelolaan lanskap perlu diperkuat untuk dampak positif yang lebih luas dan Pemerintah Norwegia akan mendukung setiap upaya dalam penyelamatan lingkungan dan hutan.
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin yang mewakili pemerintah provinsi dari Indonesia yang tampil bersama Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead, dan Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian LHK Nur Masripatin, pada forum tersebut menyampaikan best management practice tentang Kemitraan Pengelolaan Lanskap di Sumsel atau yang disingkat KELOLA.
Berdasarkan informasi dari para narasumber lainnya dari beberapa negara, ternyata kegiatan KELOLA Sumsel merupakan yang pertama secara realita yang telah diimplementasikan. Kegiatan-kegiatan di negara lainnya masih bersifat wacana terbatas pada dokumen atau hanya dalam bentuk proposal yang masih mengharapkan dukungan dari berbagai pihak. Para peserta yang hadir pada forum tersebut memberikan apresiasi dan kaguim pada Gubernur Sumsel yang telah berani membuat suatu terobosan untuk melakukan kerja sama dengan donor internasioanl dalam upaya mewujudkan pembangunan pertumbuhan hijau di Sumsel.
Gubernur Sumsel yang fasih berbahasa Inggris menyampaikan materinya sambil menyelipkan humor-humor yang khas dan produktif sehingga membuat semaraknya suasana sidang. Seperti diketahui bahwa inisiasi Kemitraan Pengelolaan Lanskap dipublikasi oleh Gubernur Sumsel pertama kali pada Forum Bonn Challenge_02 di Bonn Jerman Maret 2015 dan pada bulan Juli 2015 dideklarasidi Jakarta yang waktu itu baru dua stekholder yang mendukungnya yakni APP Sinar Mas dan mitra internasional dari Belanda IDH The Sustainable Trade Initiative. Pada bulan Mei 2016 yang lalu upaya kemitraan pengelolaan lanskap tersebut menjadi lebih luas dengan dukungan dari UKCCU dan ZSL dari Inggris, NICFI Norwegia, Badan Pengelola Perkebunan Kelapa Sawit dan Yayasan Belantara. Kegiatan Bonn_Challenge _03 direncanakan akan diselenggarakan di Palembang pada akhir Juli 2016.
Gubernur Sumsel pada siang harinya melanjutkan pertemuan dengan Menteri Lingkungan dan Perubahan Lingkungan Norwegia Vidar Helgesen, dimana dalam pertemuan tersebut Menteri akan mengembangkan dukungannya terhadap upaya Sumsel dalam mengembangkan Green Growth. Menurut Menteri bahwa Pemerintah Norwegia akan mendukung setiap upaya untuk memitigasi gas rumah kaca dari sektor kehutanan, energy dan transportasi.
Rangkaian kegiatan Gubernur Sumsel yang lainnya pada hari pertama The Oslo Exchange REDD adalah memenuhi undangan dari para pengusaha yang bergerak di bidang green technology yang tergabung dalam konsorsium GIEK Norway Competitive Export Financing. Konsorsium tersebut menawarkan kerja sama di bidang hydro electric power station, offshore wind plant dan solar power plant. Secara khusus Gubernur Sumsel pada hari kedua, yang sebelum tidak ada dalam agenda konferensi, diminta menyampaikan kembali kontribusi pemikirannya tentang strategi Sumsel dalam upaya menjalin kemitraan dengan pihak swasta dan mitra global yang merupakan suatu proses pembelajaran yang akan diadopsi oleh berbagai pihak terutama dari pihak pemerintah sebagai mitra strategis REDD.
Gubernur Sumsel yang banyak dikenal oleh berbagi pihak di forum internasional karena terobosan dalam melkuakn event-event berskala internasional seperti Sea Games, Asian Games dan Rencana Sirkuit Motor GP di Jakabaring diminta untuk meresmiklan peluncuran Hydrogen Car di Kopenhagen Denmark pada tanggal 17 Juni 2016. Sumsel akan menjadi icon pengguna teknologi hidrocarbon di luar Eropa.
[rus]