Berita

foto: net

Nusantara

Kualanamu Ditutup, Pesawat Citilink Terpaksa Landing Di Batam

KAMIS, 16 JUNI 2016 | 12:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNIA) di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ditutup selama satu jam akibat kabut pekat yang menyelimuti kawasan bandara, Kamis pagi (16/6).

Penutupan dilakukan sejak pukul 07.24 WIB hingga 08.24 WIB, dimana jarak pandang akibat kabut hanya mencapai 200 meter.

"Kita menutup karena visibility (jarak pandang) tersebut terlalu berbahaya untuk penerbangan," kata Plt Manager Humas dan Protokoler KNIA, Wisnu Budi Setianto seperti diberitakan MedanBagus.Com.


Akibat penutupan tersebut, delapan penerbangan dari KNIA  mengalami penundaan. Sedangkan satu penerbangan dengan maskapai Citilink dari Halim Perdana Kusuma Jakarta menuju KNIA terpaksa mendarat di Batam.

"Ada sejumlah penerbangan yang tertunda," ujar Wisnu.

Penundaan ini sendiri menurut Wisnu tidak memicu gejolak di KNIA. Hal ini karena penumpang yang diberikan informasi menyadari penyebab penundaan penerbangan.

"Tadi setelah kita informasikan, mereka mengerti. Karena memang dalam aturan penerbangan, jika tertunda akibat cuaca itu merupakan hal yang lumrah, sehingga tidak terjadi saling menyalahkan," ungkapnya.

Saat penerbangan di KNIA kembali dibuka sekitar pukul 08.24 WIB, kondisi cuara sudah semakin membaik dimana jarak pandang sudah mencapai 1.200 meter.

"Setelah dibuka hingga saat ini semuanya sudah berjalan normal," tandas Wisnu. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya