Berita

Khofifah Indar Parawansa/net

Politik

Mensos: Keberagaman Sejatinya Menjadi Penguat

KAMIS, 16 JUNI 2016 | 07:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan setiap tindakan intoleransi harus direduksi, salah satunya melalui program kalender karikatur yang berisi kehidupan sosial berdasarkan semangat dari Pancasila.

"Dalam program kalender karikatur tersebut, berisi tentang kehidupan sosial yang mengenyampingkan perbedaan sesuai dengan semangat dari Pancasila," kata Mensos dalam acara buka puasa bersama di kediaman Jalan Widya Chandra IV, Jakarta, Rabu malam (15/6).

Tahun ini, kata Mensos, program kalender karikatur tersebut yang berisi upaya untuk mengkristalisasi sosial yang terkandung dalam Nawacita kesembilan yaitu restorasi sosial dan kebhinekaan.
 

 
"Melalui program kalender karikatur tersebut, akan ada semangat perbedaan yang bisa merajut dan menjadikan persatuan untuk menjaga keseimbangan antarbudaya dan bangsa di tengah-tengah masyarakat," harapnya.

Memang Indonesia sudah dikaruniai selain kekayaan alam yang luar biasa, juga keberagaman suku, budaya dan agama agar ada keseimbangan pemahaman di dalamnya.

"Keberagaman sejatinya menjadi penguat dari segala yang ada, baik budaya, suku, dan agama. Selain menjadi kekayaan bangsa juga bisa menjadi potensi kurang efektif jika tidak dibangun keseimbangan pemahaman," sebut Mensos.

Termasuk tindak intoleransi yang ada di dalam 3.143 lebih Peraturan Daerah (Perda) yang dengan tegas dicabut oleh pemerintah Joko Widodo karena dianggap memiliki masalah.

Setiap intoleransi dalam sisi manapun harus direduksi, sebab jika ada Perda yang memang diketahui muatannya yang memuat intoleransi dan bertentangan dengan Pancasila maka sudah sepatutnya untuk dicabut.

"Saya mendukung sikap tegas pemerintah Joko Widodo (Jokowi) yang mencabut 3.143 lebih Perda, karena dianggap bermasalah, terlebih jika ada muatan intolrenasi dan bertentangan dengan semangat Pancasila," tukas Mensos. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya