Berita

I Gusti Putu Artha/net

Teman Ahok: UU Pilkada Terlalu Konservatif

MINGGU, 12 JUNI 2016 | 08:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Mantan anggota KPU RI yang bergabung dengan "Teman Ahok‎", I Gusti Putu Artha menyayangkan UU Pilkada yang telah disahkan tidak mengatur tentang pemilih ber-KTP DKI Jakarta di luar negeri.

Akibatnya, kata Putu, hampir 20 ribu suara pendukung calon gubernur petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan hilang.

"Hampir 20 ribu suara pendukung Ahok akan hilang. Karena dukungan dari luar negeri sampe segitu," kata Putu dilansir dari RMOLJakarta, Minggu (12/6).


Putu juga menilai, peraturan yang sudah disahkan tidak fleksibel. Karena dalam verifikasi faktual disyaratkan untuk bertemu langsung dengan pendukung.

"Kenapa faktual harus bertemu langsung? Padahal teknologi sudah canggih. Kan bisa diinterpretasi faktual itu bisa melalui video call, kan clear sudah. UU ini terlalu konservatif," tukasnya.

Seperti diketahui, aturan dalam UU Pilkada mensyaratkan adanya verifikasi.‎ Ada dua jenis verifikasi yang diatur dalam Pasal 48 UU Pilkada. Pertama adalah verifikasi administrasi, dan kedua adalah verifikasi faktual.

Dalam verifikasi faktual tersebut, petugas akan mendatangi rumah pendukung calon gubernur independen. Jika sampai tiga kali didatangi petugas tapi tak bertemu, maka pendukung diwajibkan melapor ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kelurahan. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya