Berita

Nusantara

Jokowi: Pesta Kesenian Bali Juga Gerakkan Ekonomi Rakyat

MINGGU, 12 JUNI 2016 | 08:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana, membuka Pesta Kesenian Bali ke-38 di Monumen Puputan, Renon, Denpasar, Bali, Sabtu sore (11/6). Mengawali sambutannya, Jokowi mengatakan gembira bisa berada di Pulau Dewata, Bali.

"Momentum kali ini Pesta Kesenian Bali (PKB) yang ke-38 sangat ditunggu-tunggu oleh rakyat, oleh masyarakat, dan oleh turis mancanegara," kata Kepala Negara.

Pesta Kesenian Bali, menurut Jokowi, bukan semata-mata pesta ataupun festival seni melainkan juga satu kegiatan yang memiliki fungsi budaya, pendidikan, dan juga menggerakkan ekonomi masyarakat, utamanya ekonomi rakyat Bali.


"Saya tahu yang menunggu tadi sudah lama sekali, jadi saya tidak ingin berpanjang lebar," kata Jokowi yang kemudian memukul kentongan penanda membuka acara.

Sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika melaporkan bahwa Pesta Kesenian Bali merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi puncak apresiasi dari seniman dan budayawan Bali yang sangat dibanggakan dan dinanti-nantikan masyarakat Bali.

"Kehadiran Bapak Presiden dan Ibu Negara memberikan dorongan moril untuk seluruh masyarakat Bali khususnya para seniman dan budayawan Bali untuk terus berkarya dan berkreasi untuk terus bekerja dan bekerja dalam melestarikan budaya daerah yang adi luhung," tutur Gubernur dalam sambutannya.

Sebagai informasi, pawai Pesta Kesenian Bali tahun ini diikuti oleh sembilan kabupaten dan kota yang ada di Bali, perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Bali, duta kesenian dari Provinsi NTT, serta dua peserta luar negeri yaitu duta kesenian dari negara India dan Prancis.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana yakni Mendikbud Anies Baswedan, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan beberapa anggota Wantimpres. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya