. Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta melantik anggota MPR penganti antarwaktu (PAW), di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (8/6). Yang dilantik menjadi anggota baru MPR itu adalah GKR Ayu Koes Indriyah. Ayu mengganti anggota DPD dari Jawa Tengah H. Sulistyo yang meninggal dunia pada Maret lalu.
Saat memberi sambutan, Oso sapaan akrab Oesman Sapta, mengharapkan agar Ayu diberi kekuatan dalam menjalankan tugas sebagai anggota MPR. Dikatakan, bahwa MPR mempunyai kewenangan tertinggi dibanding dengan lembaga negara lainnya. Kewenangan tertinggi yang dimaksud adalah mengubah undang-undang dasar.
Dalam posisi MPR yang strategis tersebut, Oso mengajak kepada semua anggota MPR untuk menjadi negarawan.
Dijelaskan oleh Oso, bila kita memposisikan sebagai negarawan maka dalam berpolitik akan berdasarkan pada Pancasila. Lebih lanjut dikatakan, bila menjadi negarawan maka sikap politisi akan berlandaskan pada UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Disampaikan kepada Ayu bahwa MPR mempunyai tugas untuk memasyarakatkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Dalam tugas itu, Oso berpesan agar Ayu dalam melakukan Sosialisasi 4 Pilar secara sepenuh hati.
Oso menambahkan, melakukan sosialisasi penting dengan sepenuh hati sebab berdasarkan penelitian, terjadinya kegaduhan politik dan konflik di masyarakat karena disebabkan memudarnya nilai-nilai 4 Pilar.
[rus]