Berita

nasaruddin umar:net

Meraih Ketenangan Batin (19)

Biarkanlah Dirinya Menangis

SELASA, 07 JUNI 2016 | 09:30 WIB | OLEH: NASARUDDIN UMAR

SEORANG psiolog terkemukan pernah menyarankan pasien khususnya untuk menan­gis sepuas-puasnya. Dengan menangis maka segalanya akan menjadi plong. Menangis itu sehat. Bayi yang tidak pernah menangis justru dikhawatirkan kesehatannya akan bermasalah, karena tubuhnya tidak pernah berolah raga. Dalam tahun 1980-an, ada dua orang yang pernah menulis disertasi den­gan melakukan penelitian terhadap jenis-jenis air mata. Seorang dari Jerman dan seorang lagi dari AS. Keduanya menyimpulkan dalam penekanan yang berbeda bahwa air mata yang keluar dari mata karena terkena bawang atau cabe komposisi kimianya berbeda jika air mata itu keluar karena kesediahan. Keduanya menyarankan, menangislah sepuas-puasnya jika anda sedih karena air mata kesedihan itu berisi toksin atau racun yang bisa membahayakan tubuh jika tersimpan di dalam tubuh.

Dalam perspektif tasawuf, ada tiga air mata yang sangat mahal nilainya, yaitu air mata kerinduan terhadap Tuhan, air mata tobat, dan air mata protes terhadap kebatilan. Air mata yang keluar karena didorong rasa rindu terhadap Tuhan ini yang paling mahal. Seseorang tidak tahu sebabnya kenapa tiba-tiba mengucur air mata kerinduan itu. Linangan air mata tobat akan memadamkan api neraka. Dalam hadis lain Nabi pernah bersabda, ada tiga pasang mata yang diharamkan masuk neraka, yaitu mata yang menangis karena takut kepada Allah, mata yang tidak tidur semalaman dalam perjuangan fi sabilillah, dan mata yang dipejamkan dari sesuatu yang diharamkan Allah atau mata yang dicungkil dalam perjuangan fi sabilillah.

Di dalam Al-Qur'an banyak diungkapkan prihal air mata. Antara lain: "Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis" (Q.S.Al-Isra:109), "Mereka menyungkur dengan bersujud dan menan­gis". (Q.S. Maryam/19:58). Dalam hadis pun diter­mukan banyak riwayat yang menyatakan positifnya menangis karena riyadhah dan mujahadah. Hamba yang merindukan Tuhannya dan Tuhan pun merin­dukannya maka tanda utamanya adalah keluarnya air mata rindu mengalir membasahi tubuhnya. Terkadang memang sajadah tiba-tiba basah tanpa terasa akibat lelehan air mata, terutama saat-saat sujud shalat tahajjud tengah malam. Disebutkan dalam sebuah kitab bahwa ada sejumlah hamba Tuhan yang cacad mukanya karena air mata tak pernah berhenti mengalir di pipinya, karena begitu terharu bercampur rindu dan takut peda Tuhannya. Mata yang tidak pernah menangis karena terharu, rindu, takut, atau rindu kepada Tuhan dikhawatir­kan jiwanya kering. Kalangan sufi menasehatkan, siramilah jiwanya dengan air mata kerinduan dan taubat rindu kepada Allah Swt.


Abu Umamah al-Bahili berkata kepada Rasulullah SAW, apakah keselamatan itu? Beliau menjawab: "Jagalah lidahmu, lapangkan rumahmu, dan tangisilah dosa-dosamu". Dalam sebuah riwayat dikatakan Nabi Nuh AS. dinamakan Nuh, sebab ia banyak menangis di dunia atas dirinya. Nabi Nuh seakan menyesal karena akibat doanya sehingga umatnya binasa. Itulah yang membuatnya ia takut menghadap Tuhan di Padang Makhsyar karena ia merasa dirinya pernah bersalah. Ia tidak seperti Rasulullah yang tidak pernah mendoakan umatnya binasa, sekalipun mereka membuatnya berlumuran darah akibat penganiayaannya. Ia bahka berdoa, "Ampunilah mereka karena mereka tidak tahu siapa saya sebenarnya".

Menangis karena takut kepada Allah merupakan suatu petunjuk yang sangat jelas atas adanya rasa takut kepada Allah dan itu membuat cenderung semakin cinta akan kehidupan akhirat. Memang kelihatan cengeng, tetapi cengeng kepada kebesa­ran Allah Swt adalah terpuji dan cengeng terhadap makhluk Allah itulah yang tercela. Ari kita membia­sakan diri merenung sambal menangisi dosa dan kekhilafan kita di masa lampau, semoga dengan itu kita akan meraih ketenangan batin. ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

RI Dorong Status 742 Cagar Budaya Nasional Baru

Kamis, 03 September 2026 | 18:29

Di Forum Ekonomi Vladivostok, Prabowo Beberkan Alasan RI Tetap Jalankan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:23

BGN ‘Berdosa’ Jika Biarkan Korban Keracunan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:19

Profil Lionel Messi, Akhiri Karier Internasional dengan 125 Gol

Kamis, 03 September 2026 | 17:57

Prabowo Dorong Rute Langsung RI-Vladivostok untuk Perkuat Hubungan Ekonomi

Kamis, 03 September 2026 | 17:43

Anggaran MBG 2027 Capai Rp232,876 Triliun

Kamis, 03 September 2026 | 17:40

Kemenkop Tegaskan Anggaran Rp103 Miliar Bukan untuk Podcast

Kamis, 03 September 2026 | 17:35

Mantan Pemain Timnas Iwan Setiawan Meninggal Dunia, Ini Jejak Kariernya di Sepak Bola Indonesia

Kamis, 03 September 2026 | 17:25

IHSG-Rupiah Kompak Cerah Hari Ini

Kamis, 03 September 2026 | 17:23

Demo Kantor Agrinas Diduga Ditunggangi Oknum

Kamis, 03 September 2026 | 17:08

Selengkapnya