Berita

saleh partaonan daulay/net

Politik

Pemerintah Harus Perhatikan Hak Pekerja Selama Ramadhan

SELASA, 07 JUNI 2016 | 12:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi IX DPR meminta pemerintah dan pengusaha untuk memperhatikan hak-hak para pekerja pada bulan Ramadan seperti kesejahteraan dan melaksanakan ibadah.

"Pada bulan Ramadan, pengeluaran relatif lebih besar, apalagi harga-harga bahan pangan saat ini masih tinggi," kata Anggota Komisi IX, Saleh Partaonan Daulay di Jakarta, Selasa (7/6).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan pekerja juga harus mendapatkan haknya untuk melaksanakan ibadah, yang salah satunya dengan pengurangan jam kerja.


Menurut Saleh, pengurangan jam kerja diperlukan untuk memberikan ruang dan waktu bagi para pekerja untuk melaksanakan ibadah sepanjang bulan Ramadan bersama dengan keluarganya.

Jam pulang kerja yang lebih awal juga memberikan kesempatan kepada pekerja untuk berkumpul dan berbuka puasa bersama keluarga.

"Banyak ibadah yang bisa dilakukan di bulan Ramadan. Selain itu, beribadah bersama keluarga dan tetangga di lingkungan juga penting untuk menjalin silaturahim," tutur Saleh.

Di satu sisi, mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini berharap pengurangan jam kerja tetap tidak mengurangi etos kerja para pekerja karena pekerjaan yang dilakukan sambil berpuasa memiliki nilai ibadah.

"Pada saat berpuasa, pekerja juga perlu lebih kreatif dan inovatif sehingga memberikan kontribusi positif bagi perusahaan tempat mereka bekerja," ungkap Saleh. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya